Kembali ke Berita Kegiatan KKN, Program Kerja, Cerita dari Desa

Mengungkap Sejarah dan Asal-Usul Nama Desa Lampoko

Arpa
• 18 Sep 2026 • 8 Dilihat • 2 menit baca
Mengungkap Sejarah dan Asal-Usul Nama Desa Lampoko

POLEWALI MANDAR — Sejarah berdirinya Desa Lampoko, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, tidak terlepas dari cerita dan penuturan masyarakat yang diwariskan dari generasi ke generasi. Salah satu hal yang menarik untuk diketahui adalah asal-usul nama “Lampoko” yang hingga kini menjadi identitas desa tersebut.

Hal itu disampaikan Kepala Desa Lampoko, Abdul Razak, saat diwawancarai mengenai sejarah berdirinya Desa Lampoko serta asal-usul penamaan wilayah tersebut.

Menurut Abdul Razak, nama Lampoko salah satunya berasal dari kata “poko’”, yang memiliki arti dasar, pokok, pondasi, atau pusat. Makna tersebut berkaitan dengan keberadaan wilayah Lampoko pada masa dahulu yang dianggap sebagai salah satu wilayah penting dalam kehidupan masyarakat setempat.

“Lampoko ini berasal dari kata poko’, yang berarti dasar pokok, pondasi, atau pusat. Jadi, penamaan Lampoko itu berkaitan dengan wilayah yang menjadi bagian penting bagi masyarakat pada masa dahulu,” ujar Abdul Razak.

Selain berasal dari kata poko’, terdapat pula cerita lain yang berkembang di tengah masyarakat mengenai asal-usul nama Lampoko. Abdul Razak menjelaskan bahwa dahulu wilayah tersebut banyak ditumbuhi pohon aren, yang oleh masyarakat dimanfaatkan untuk menghasilkan gula merah.

Menurutnya, banyaknya pohon aren tersebut kemudian melahirkan penyebutan “lamboko” oleh masyarakat pada masa itu. Seiring berjalannya waktu, terjadi perubahan dalam pengucapan hingga akhirnya lebih dikenal dengan sebutan “Lampoko”.

“Ada juga cerita bahwa dulu di wilayah ini banyak pohon aren atau pohon yang menghasilkan gula merah. Masyarakat pada waktu itu menyebutnya lamboko. Karena adanya perbedaan pengucapan dari waktu ke waktu, akhirnya penyebutannya menjadi Lampoko,” jelasnya.

Abdul Razak menambahkan bahwa kedua cerita tersebut merupakan bagian dari penuturan sejarah yang berkembang di masyarakat dan menjadi bagian dari identitas Desa Lampoko.

Seiring perkembangan zaman, Desa Lampoko kemudian berkembang menjadi salah satu wilayah yang memiliki kehidupan masyarakat yang erat dengan budaya Mandar, agama Islam, serta aktivitas pertanian. Berbagai cerita mengenai sejarah dan asal-usul nama desa tersebut menjadi bagian penting dari warisan masyarakat yang perlu diketahui oleh generasi muda.

Menurut Abdul Razak, mengenal sejarah desa penting dilakukan agar masyarakat, khususnya generasi muda, tidak melupakan asal-usul wilayah tempat mereka tinggal.

“Sejarah ini penting untuk diketahui, terutama oleh generasi muda, supaya mereka mengetahui asal-usul daerahnya dan tetap menjaga apa yang menjadi bagian dari identitas Desa Lampoko,” tutup Abdul Razak.

 


Bagikan Berita Ini: