Informasi & Publikasi

Berita & Pengumuman KKN

Ikuti perkembangan terbaru, dokumentasi kegiatan posko, serta pengumuman resmi seputar pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata ITBM Polman.

Semua Berita Terbaru

Mahasiswa KKN ITBM Polman Observasi Lingkungan Koperasi Merah Putih di Kelurahan Pappang
17 Sep 2026 • 5 views

Mahasiswa KKN ITBM Polman Observasi Lingkungan Koperasi Merah Putih di Kelurahan Pappang

PAPPANG, 17 September 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah (ITBM) Polewali Mandar melaksanakan observasi dan pengenalan lingkungan di Kelurahan Pappang, Kamis (17/9/2026). Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Koperasi Merah Putih Kelurahan Pappang ini menjadi bagian dari tahap awal mahasiswa dalam mengenali kondisi wilayah dan potensi yang dapat dikembangkan selama pelaksanaan KKN.Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa melakukan pengamatan langsung terhadap kondisi lingkungan di sekitar Koperasi Merah Putih. Observasi ini bertujuan memperoleh gambaran awal mengenai situasi wilayah, aktivitas masyarakat, serta berbagai potensi yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program kerja.Selain mengamati kondisi lingkungan, mahasiswa juga melakukan komunikasi dan pengenalan dengan masyarakat serta pihak terkait di sekitar lokasi. Interaksi tersebut menjadi kesempatan untuk membangun hubungan baik sekaligus memperoleh pemahaman yang lebih dekat mengenai kehidupan masyarakat setempat.Pengenalan lingkungan merupakan salah satu langkah penting sebelum mahasiswa menjalankan program kerja KKN. Dengan melihat kondisi wilayah secara langsung, mahasiswa dapat mengidentifikasi potensi dan kebutuhan masyarakat sebagai bahan untuk menentukan kegiatan yang relevan dengan situasi di lapangan.Keberadaan Koperasi Merah Putih di Kelurahan Pappang juga menjadi titik pengamatan mahasiswa untuk mengenal salah satu aspek kegiatan ekonomi masyarakat. Namun, pengamatan awal ini perlu dilanjutkan dengan komunikasi lebih mendalam bersama pihak terkait agar informasi mengenai aktivitas, pengelolaan, dan potensi koperasi dapat dipahami secara menyeluruh.Melalui kegiatan observasi tersebut, mahasiswa KKN ITBM Polman diharapkan dapat memperoleh gambaran awal yang bermanfaat dalam merancang program kerja. Hasil pengenalan lingkungan ini selanjutnya dapat menjadi dasar untuk membangun koordinasi dengan pemerintah kelurahan dan masyarakat agar kegiatan KKN sesuai dengan kondisi serta kebutuhan setempat.

Kehabisan Air Galon, Mahasiswa KKN ITBM Polman Kenali Potensi Wai Sau di Lekopadis
16 Sep 2026 • 7 views

Kehabisan Air Galon, Mahasiswa KKN ITBM Polman Kenali Potensi Wai Sau di Lekopadis

Lekopadis, — Berawal dari percakapan sederhana di posko KKN, mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar (ITBM Polman) mengenal salah satu aktivitas masyarakat Desa Lekopadis, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, dalam memanfaatkan sumber air lokal yang dikenal oleh warga setempat sebagai wai sau.Cerita tersebut bermula ketika mahasiswa sedang berada di posko KKN dan salah seorang mahasiswa menyampaikan bahwa persediaan air galon telah habis.“Habis air galon,” ujar Putri, salah seorang mahasiswa KKN.Menanggapi hal tersebut, salah seorang warga Desa Lekopadis, Rohana, kemudian memberikan alternatif dengan menyarankan mahasiswa untuk membeli wai sau.“Mending wai sau mu beli, Dek. Sessako itu kalau galon terus,” ujar Rohana.Percakapan sederhana tersebut kemudian membuat mahasiswa KKN tertarik untuk mengetahui lebih jauh mengenai wai sau yang dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, wai sau tersebut berasal dari Sungai Tinambung dan dimanfaatkan masyarakat dengan cara dimasukkan ke dalam jerigen untuk kemudian dijual kepada warga yang membutuhkan.Menurut Rohana, wai sau tersebut dijual dengan harga Rp5.000 untuk enam jerigen.“Wai sau ini diambil dari Sungai Tinambung, kemudian dimasukkan ke dalam jerigen untuk dijual kepada masyarakat. Harganya Rp5.000 untuk enam jerigen,” jelas Rohana.Pemanfaatan wai sau menjadi salah satu gambaran mengenai aktivitas masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar. Selain digunakan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air, aktivitas pengambilan dan penjualan tersebut juga memiliki nilai ekonomi bagi warga yang terlibat.Bagi mahasiswa KKN ITBM Polman, temuan tersebut menjadi bagian dari proses mengenali potensi dan kebiasaan masyarakat selama menjalankan pengabdian di Desa Lekopadis. Informasi yang diperoleh dari percakapan sehari-hari dengan warga kemudian menjadi pintu masuk bagi mahasiswa untuk melihat lebih dekat aktivitas ekonomi dan pemanfaatan sumber daya lokal.Pengamatan terhadap wai sau juga menunjukkan bahwa potensi desa tidak selalu ditemukan melalui kegiatan formal. Interaksi sehari-hari antara mahasiswa dan masyarakat dapat membuka informasi mengenai berbagai aktivitas lokal yang sebelumnya belum diketahui mahasiswa.Mahasiswa KKN selanjutnya dapat melakukan pengamatan lebih lanjut mengenai pengelolaan, distribusi, serta kondisi sumber air tersebut. Aspek kebersihan sumber air dan lingkungan sungai juga menjadi hal penting yang perlu diperhatikan agar pemanfaatannya dapat berlangsung secara berkelanjutan.Kisah wai sau di Desa Lekopadis menjadi salah satu pengalaman menarik mahasiswa KKN ITBM Polman dalam mengenal kehidupan masyarakat secara langsung. Berawal dari persoalan sederhana—kehabisan air galon di posko—mahasiswa justru menemukan cerita mengenai salah satu bentuk pemanfaatan sumber daya lokal yang telah dikenal dan dilakukan oleh masyarakat setempat.

Mahasiswa KKN ITBM Polman Perkenalkan Diri dan Bangun Koordinasi dengan Kelurahan Pappang
16 Sep 2026 • 6 views

Mahasiswa KKN ITBM Polman Perkenalkan Diri dan Bangun Koordinasi dengan Kelurahan Pappang

PAPPANG, 16 September 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah (ITBM) Polewali Mandar melaksanakan kegiatan penyambutan dan perkenalan bersama Kepala Kelurahan serta staf Kelurahan Pappang, Rabu (16/9/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal mahasiswa dalam membangun komunikasi dan menjalin kerja sama dengan pemerintah kelurahan selama pelaksanaan KKN.Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa memperkenalkan diri kepada Kepala Kelurahan dan staf yang bertugas di lingkungan Kelurahan Pappang. Sebaliknya, mahasiswa juga memperoleh kesempatan untuk mengenal perangkat pemerintahan kelurahan serta pihak-pihak yang akan menjadi mitra dalam pelaksanaan program pengabdian.Suasana pertemuan berlangsung akrab dan kekeluargaan. Mahasiswa dan pihak kelurahan berdiskusi mengenai pelaksanaan KKN, rencana kegiatan, serta pentingnya koordinasi agar program yang disusun dapat berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat.Koordinasi dengan pemerintah kelurahan menjadi bagian penting dari tahap awal pelaksanaan KKN. Melalui komunikasi tersebut, mahasiswa dapat memperoleh gambaran mengenai kondisi wilayah, mengenali potensi setempat, serta memahami hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum menjalankan program kerja.Bagi mahasiswa, perkenalan ini juga menjadi kesempatan untuk membangun hubungan baik dengan aparatur kelurahan sebagai mitra selama berada di lokasi KKN. Hubungan komunikasi yang terjalin sejak awal diharapkan dapat mempermudah koordinasi dan mendukung keterlibatan mahasiswa dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN ITBM Polman diharapkan mampu menjalin kolaborasi yang baik dengan pemerintah Kelurahan Pappang dan masyarakat. Dengan koordinasi yang berkelanjutan, program KKN diharapkan dapat terlaksana secara terarah serta memberikan manfaat bagi lingkungan setempat.

ITBM Polewali Mandar Lepas 115 Mahasiswa KKN untuk Mengabdi di Sejumlah Desa
16 Sep 2026 • 6 views

ITBM Polewali Mandar Lepas 115 Mahasiswa KKN untuk Mengabdi di Sejumlah Desa

ITBM Polewali Mandar Lepas 115 Mahasiswa KKN, 11 Peserta Ditempatkan di Desa LampokoPolewali Mandar – Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah (ITBM) Polewali Mandar resmi melepas sebanyak 115 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di sejumlah desa dan kelurahan yang tersebar di tiga kecamatan di Kabupaten Polewali Mandar. Salah satu lokasi penempatan KKN tersebut adalah Desa Lampoko, Kecamatan Campalagian, yang diikuti oleh 11 mahasiswa.Pelepasan mahasiswa KKN tersebut menjadi awal pelaksanaan kegiatan pengabdian mahasiswa di tengah masyarakat. Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa tidak hanya dituntut untuk menjalankan program kerja yang telah disusun, tetapi juga diharapkan mampu berinteraksi, beradaptasi, dan belajar dari kondisi serta pengalaman masyarakat di lokasi KKN.Rektor ITBM Polewali Mandar, Dr. Ir. Nusahdi Saleh, S.M., S.T., M.Si., dalam arahannya menyampaikan bahwa KKN merupakan salah satu kegiatan penting yang memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa untuk memahami kehidupan masyarakat.“Kegiatan KKN ini merupakan kegiatan yang sangat luar biasa karena mahasiswa tidak hanya datang menjalankan program, tetapi juga belajar dari masyarakat,” ujar Dr. Ir. Nusahdi Saleh.Menurutnya, keberadaan mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat melalui berbagai program yang dilaksanakan. Di sisi lain, mahasiswa juga dapat memperoleh pengalaman sosial dan pembelajaran yang tidak sepenuhnya didapatkan di lingkungan kampus.Sebanyak 115 mahasiswa KKN ITBM Polewali Mandar tersebut ditempatkan di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Campalagian, Kecamatan Balanipa, dan Kecamatan Tinambung.Di Kecamatan Campalagian, mahasiswa KKN ditempatkan di Desa Lampoko, Kelurahan Pappang, dan Desa Kenje. Sementara itu, di Kecamatan Balanipa, lokasi KKN meliputi Desa Tammangalle, Kelurahan Balanipa, Desa Galung Tulu, dan Desa Sabang Subik.Adapun di Kecamatan Tinambung, mahasiswa KKN ditempatkan di beberapa wilayah, yaitu Desa Lekopadis dan Desa Batulaya serta lokasi penempatan lainnya sesuai pembagian kelompok KKN.Khusus untuk Desa Lampoko, Kecamatan Campalagian, sebanyak 11 mahasiswa ditugaskan untuk melaksanakan KKN. Para mahasiswa tersebut akan menjalankan berbagai kegiatan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat di desa setempat.Setelah mengikuti prosesi pelepasan di kampus, mahasiswa KKN yang ditempatkan di Desa Lampoko kemudian melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah setempat. Rombongan mahasiswa bersama pihak terkait mendatangi Kantor Kecamatan Campalagian untuk melaporkan kedatangan sekaligus menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan KKN.Kedatangan tersebut dilakukan sebagai bentuk koordinasi awal sebelum mahasiswa melaksanakan kegiatan di Desa Lampoko. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa menyampaikan laporan mengenai penempatan dan rencana pelaksanaan KKN serta meminta izin kepada pihak Kecamatan Campalagian untuk melaksanakan kegiatan pengabdian di wilayah tersebut.Koordinasi dengan pihak kecamatan menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk membangun komunikasi dengan pemerintah setempat. Setelah memperoleh arahan dan koordinasi di tingkat kecamatan, mahasiswa selanjutnya diarahkan untuk melanjutkan komunikasi dengan pemerintah Desa Lampoko sebagai lokasi pelaksanaan KKN.Melalui kegiatan KKN ini, mahasiswa ITBM Polewali Mandar diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus membangun hubungan yang baik dengan masyarakat. Kehadiran mahasiswa juga diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memberikan kontribusi positif melalui program-program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.Dengan dimulainya kegiatan tersebut, 115 mahasiswa KKN ITBM Polewali Mandar resmi memulai proses pengabdian di tiga kecamatan. Bagi mahasiswa yang ditempatkan di Desa Lampoko, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat kehidupan masyarakat, mengidentifikasi kebutuhan di lapangan, serta melaksanakan program kerja secara bersama-sama dengan pemerintah desa dan masyarakat.

Mahasiswa KKN ITBM Polman Diterima Pemerintah Desa Kenje, Siap Jalankan Program Pengabdian
16 Sep 2026 • 7 views

Mahasiswa KKN ITBM Polman Diterima Pemerintah Desa Kenje, Siap Jalankan Program Pengabdian

Kenje, 16 September 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar (ITBM Polman) resmi diterima oleh Pemerintah Desa Kenje pada Rabu (16/9/2026) sebagai bagian dari rangkaian awal pelaksanaan KKN di desa tersebut.Kegiatan penerimaan sekaligus koordinasi awal berlangsung di kantor sekretariat Desa Kenje dan dihadiri langsung oleh Kepala Desa Kenje, Alimuddin, bersama jajaran perangkat desa. Kehadiran mahasiswa disambut dengan baik sebagai bagian dari proses awal pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat.Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Kenje, Alimuddin, menyampaikan ucapan selamat datang kepada mahasiswa KKN yang akan melaksanakan berbagai program kerja selama berada di Desa Kenje.Ia berpesan agar mahasiswa dapat segera beradaptasi dengan lingkungan desa, menjaga nama baik almamater, serta membangun komunikasi dan berbaur dengan masyarakat selama menjalankan kegiatan KKN.“Kami menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa di Desa Kenje. Silakan berkoordinasi dengan perangkat desa dan tokoh masyarakat dalam menjalankan program kerja kalian. Semoga kehadiran adik-adik dapat membawa inovasi serta manfaat yang nyata bagi warga kami,” ujar Alimuddin.Penerimaan mahasiswa juga diisi dengan penyerahan berkas koordinasi dan perkenalan antara mahasiswa KKN dengan pemerintah desa. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan awal untuk menyampaikan rencana program kerja sekaligus membangun komunikasi antara mahasiswa dan perangkat desa.Koordinasi awal menjadi bagian penting sebelum program kerja dilaksanakan. Melalui komunikasi dengan pemerintah desa, mahasiswa dapat memperoleh gambaran mengenai kondisi, potensi, serta kebutuhan masyarakat yang dapat menjadi pertimbangan dalam pelaksanaan program KKN.Mahasiswa KKN ITBM Polman tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan penerimaan dan koordinasi tersebut. Setelah kegiatan, mahasiswa mulai mempersiapkan pelaksanaan berbagai program yang telah direncanakan dengan tetap menyesuaikannya dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat Desa Kenje.Kehadiran mahasiswa KKN di Desa Kenje diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa melalui kegiatan pengabdian, pendampingan masyarakat, serta berbagai program yang dapat mendukung potensi lokal.Dengan diterimanya mahasiswa secara resmi oleh pemerintah desa, pelaksanaan KKN ITBM Polman di Desa Kenje memasuki tahap pelaksanaan program kerja dan interaksi langsung bersama masyarakat.

115 Peserta KKN ITBM Polman Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
16 Sep 2026 • 149 views

115 Peserta KKN ITBM Polman Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

Polewali Mandar, 16 September 2026 — Sebanyak 115 mahasiswa peserta KKN Tematik Angkatan IV Tahun 2026 Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar (ITBM Polman) mendapatkan perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan selama menjalankan kegiatan pengabdian di 10 desa/kelurahan.Perlindungan tersebut mencakup dua program, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). JKK memberikan perlindungan berupa pelayanan kesehatan dan manfaat lainnya ketika peserta mengalami kecelakaan kerja, sedangkan JKM memberikan manfaat kepada ahli waris apabila peserta meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja. Penyerahan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dilakukan secara simbolis dalam rangkaian Pelepasan Peserta KKN Tematik Angkatan IV Tahun 2026. Penyerahan tersebut diberikan langsung oleh Melania Theresia Mokalu kepada perwakilan peserta KKN.Program perlindungan ini menjadi bagian dari komitmen ITBM Polman dalam memastikan mahasiswa memperoleh perlindungan selama menjalankan tugas pengabdian di tengah masyarakat. Kegiatan KKN memiliki mobilitas dan aktivitas yang beragam, sehingga perlindungan jaminan sosial menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung pelaksanaan KKN yang aman dan nyaman. Program JKK dan JKM juga telah diterapkan pada sejumlah program KKN perguruan tinggi sebagai bentuk perlindungan bagi mahasiswa selama kegiatan pengabdian. Ketua Panitia KKN Tematik Angkatan IV Tahun 2026, Asrandi, S.M., M.M., menyampaikan bahwa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan merupakan bagian penting dari persiapan mahasiswa sebelum diterjunkan ke lokasi KKN.“Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan ini merupakan bentuk perhatian dan tanggung jawab panitia serta institusi terhadap keselamatan mahasiswa selama melaksanakan KKN. Dengan adanya perlindungan JKK dan JKM, kami berharap mahasiswa dapat menjalankan pengabdian dengan lebih tenang, tetap memperhatikan keselamatan, dan fokus memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.”Menurutnya, mahasiswa akan menjalankan berbagai aktivitas di desa selama masa KKN, sehingga aspek keselamatan perlu menjadi perhatian sejak keberangkatan hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.Sementara itu, Rektor ITBM Polman, Dr. Ir. Nursahdi Saleh, M.Sc., menyampaikan bahwa perlindungan tersebut merupakan bagian dari upaya institusi dalam memberikan rasa aman kepada mahasiswa selama menjalankan amanah pengabdian kepada masyarakat.“Kami ingin mahasiswa melaksanakan KKN dengan penuh tanggung jawab, tetapi pada saat yang sama mereka juga harus mendapatkan perlindungan yang memadai. Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan menjadi salah satu bentuk ikhtiar institusi untuk memberikan rasa aman kepada mahasiswa ketika mereka menjalankan aktivitas pengabdian di desa.”Rektor juga mengingatkan mahasiswa agar tetap mengutamakan keselamatan, menjaga etika, serta membangun komunikasi dan kolaborasi yang baik dengan pemerintah desa dan masyarakat selama berada di lokasi KKN.Dengan perlindungan JKK dan JKM bagi 115 peserta, ITBM Polman berharap seluruh mahasiswa dapat menjalankan KKN Tematik Angkatan IV Tahun 2026 dengan aman, tertib, dan penuh tanggung jawab.Mengusung tema “Desa Terkoneksi, UMKM Berinovasi”, KKN Tematik Angkatan IV menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu sekaligus berkolaborasi dengan masyarakat dalam mendorong digitalisasi desa dan pengembangan potensi UMKM.

ITBM Polman Lepas 115 Peserta KKN Tematik Angkatan IV Tahun 2026 ke 10 Desa
16 Sep 2026 • 115 views

ITBM Polman Lepas 115 Peserta KKN Tematik Angkatan IV Tahun 2026 ke 10 Desa

Polewali Mandar, 16 September 2026 — Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar (ITBM Polman) resmi melepas 115 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Angkatan IV Tahun 2026 untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di 10 desa dan kelurahan di wilayah Polewali Mandar.Pelepasan peserta KKN dilaksanakan dalam sebuah kegiatan resmi yang dihadiri oleh pimpinan ITBM Polman, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Polewali Mandar, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), panitia, serta seluruh peserta KKN. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya pelaksanaan KKN Tematik 2026 dengan mengusung tema “Desa Terkoneksi, UMKM Berinovasi.”Dalam laporan panitia, Ketua Panitia KKN Tematik Angkatan IV, Asrandi, S.M., M.M., menyampaikan bahwa sebanyak 115 mahasiswa akan ditempatkan pada 10 lokasi desa dan kelurahan. Para peserta akan menjalankan berbagai program pengabdian yang diarahkan pada pemanfaatan potensi desa, digitalisasi, serta pengembangan UMKM.Asrandi juga menekankan pentingnya kesiapan mahasiswa sebelum menjalankan tugas di tengah masyarakat. Menurutnya, KKN bukan hanya bagian dari proses akademik, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus belajar secara langsung dari masyarakat.Sementara itu, Rektor ITBM Polman, Dr. Ir. Nursahdi Saleh, M.Sc., dalam sambutannya memberikan pesan kepada mahasiswa agar menjadikan KKN sebagai kesempatan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.“KKN bukan sekadar menjalankan program yang telah disusun, tetapi bagaimana mahasiswa mampu hadir, berkomunikasi, memahami kebutuhan masyarakat, dan memberikan solusi yang sesuai dengan potensi desa.”Rektor juga mengingatkan peserta untuk menjaga nama baik almamater selama berada di lokasi KKN. Mahasiswa diharapkan mampu membangun hubungan yang baik dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemuda, pelaku UMKM, serta seluruh unsur masyarakat.“Saudara-saudara membawa nama ITBM Polman. Karena itu, jaga sikap, jaga komunikasi, dan tunjukkan bahwa mahasiswa ITBM Polman mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Jadikan teknologi dan inovasi sebagai bagian dari pengabdian,” pesan Rektor.Pelepasan peserta KKN juga diisi dengan sambutan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Polewali Mandar, H. Abd. Azis Ghozal, yang sekaligus secara resmi melepas peserta KKN Tematik Angkatan IV Tahun 2026.Dalam arahannya, H. Abd. Azis Ghozal mengingatkan mahasiswa agar memaknai pengabdian bukan hanya sebagai kewajiban akademik, tetapi sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan kepedulian sosial. Ia mendorong mahasiswa untuk mampu berbaur dengan masyarakat serta menjalankan pengabdian dengan penuh tanggung jawab.“Mahasiswa yang hadir di tengah masyarakat harus mampu menjadi bagian dari masyarakat itu sendiri. Datang dengan niat mengabdi, membangun komunikasi, memahami persoalan, dan memberikan kontribusi sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.”Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam pelaksanaan KKN. Mahasiswa diharapkan dapat menunjukkan sikap yang mencerminkan nilai akademik sekaligus nilai kemanusiaan dan pengabdian.Prosesi pelepasan kemudian ditandai dengan penyerahan Bendera ITBM Polman oleh Rektor kepada perwakilan peserta KKN. Penyerahan tersebut menjadi simbol kepercayaan dan amanah almamater kepada mahasiswa untuk membawa nama baik ITBM Polman selama menjalankan pengabdian di desa.Selain itu, dilakukan pula pemasangan atribut KKN secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa serta penyerahan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pelepasan peserta.Sebanyak 115 peserta KKN selanjutnya akan menjalankan program pengabdian di lokasi masing-masing dengan pendampingan dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Program KKN diarahkan untuk mendukung konektivitas desa, pemanfaatan teknologi digital, dokumentasi dan publikasi potensi desa, serta pengembangan UMKM sesuai dengan tema “Desa Terkoneksi, UMKM Berinovasi.”Dengan dilepasnya peserta KKN Tematik Angkatan IV Tahun 2026, ITBM Polman berharap seluruh mahasiswa mampu menjalankan amanah pengabdian dengan penuh tanggung jawab serta menghadirkan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.Dari kampus menuju desa, membawa ilmu, membangun kolaborasi, dan menghadirkan inovasi.Desa Terkoneksi, UMKM Berinovasi.

ITBM Polman Gelar Pembekalan KKN Tematik 2026, Perkuat Kesiapan Mahasiswa Mengabdi di Desa
15 Sep 2026 • 26 views

ITBM Polman Gelar Pembekalan KKN Tematik 2026, Perkuat Kesiapan Mahasiswa Mengabdi di Desa

Polewali Mandar, 15 September 2026 — Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar (ITBM Polman) melaksanakan Pembekalan Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Angkatan IV Tahun 2026 pada Selasa, 15 September 2026. Kegiatan ini menjadi tahapan penting dalam mempersiapkan mahasiswa sebelum diterjunkan ke sejumlah desa dan kelurahan lokasi KKN.Mengusung tema “Desa Terkoneksi, UMKM Berinovasi”, pembekalan bertujuan memberikan pengetahuan, keterampilan, serta kesiapan kepada mahasiswa agar mampu melaksanakan program pengabdian secara terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.Ketua Panitia KKN Tematik 2026, Asrandi, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pembekalan menjadi momentum penting untuk menyatukan pemahaman mahasiswa sebelum mereka berada di tengah masyarakat.“Pembekalan ini bukan hanya untuk memberikan pemahaman teknis tentang pelaksanaan KKN, tetapi juga membangun kesiapan mental dan tanggung jawab mahasiswa ketika berada di tengah masyarakat. Kami berharap mahasiswa mampu membawa nama baik ITBM Polman sekaligus memberikan kontribusi yang nyata bagi desa tempat mereka mengabdi,” ujar Asrandi.Lebih lanjut, Asrandi menekankan bahwa tema “Desa Terkoneksi, UMKM Berinovasi” menjadi arah utama pelaksanaan KKN tahun ini. Mahasiswa diharapkan mampu melihat potensi yang ada di masing-masing desa dan mengembangkan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.“Kami ingin mahasiswa tidak sekadar menjalankan program kerja, tetapi mampu berkolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat untuk menemukan potensi yang dapat dikembangkan. Teknologi dan inovasi harus menjadi bagian dari solusi, khususnya dalam mendukung digitalisasi desa dan pengembangan UMKM,” tambahnya.Dalam kegiatan pembekalan tersebut, peserta mendapatkan lima materi utama.Materi pertama, Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), disampaikan oleh H. Ismail. Materi ini memberikan penguatan nilai-nilai keislaman dan Kemuhammadiyahan sebagai landasan mahasiswa dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.Materi kedua, Strategi KKN, disampaikan oleh Alwi. Mahasiswa dibekali strategi dalam membangun komunikasi, beradaptasi dengan masyarakat, menyusun program kerja, serta mengoptimalkan potensi desa.Selanjutnya, materi Dokumentasi dan Luaran KKN disampaikan oleh Alvin. Materi ini membekali mahasiswa mengenai pentingnya dokumentasi kegiatan serta penyusunan luaran sebagai bentuk pertanggungjawaban dan rekam jejak pelaksanaan program KKN.Materi Digitalisasi dan Visual Content disampaikan oleh Iqbal Nur. Mahasiswa diperkenalkan pada pemanfaatan teknologi digital dan pembuatan konten visual untuk mendukung publikasi kegiatan, promosi potensi desa, serta penguatan informasi digital di lokasi KKN.Sementara itu, materi terakhir, Pengembangan UMKM, disampaikan oleh Miftahurrahman. Materi ini memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai inovasi produk, pemasaran, serta pemanfaatan teknologi digital dalam membantu UMKM meningkatkan daya saing.Melalui pembekalan tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya hadir sebagai pelaksana program, tetapi mampu menjadi mitra masyarakat dalam mengidentifikasi potensi, menghadirkan inovasi, serta mendorong pemanfaatan teknologi untuk mendukung kemajuan desa dan UMKM.KKN Tematik Angkatan IV Tahun 2026 akan dilaksanakan di sejumlah desa dan kelurahan di wilayah Kecamatan Tinambung, Campalagian, dan Balanipa. Dengan semangat “Desa Terkoneksi, UMKM Berinovasi”, ITBM Polman mendorong mahasiswa untuk menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.Dari Desa, Menghubungkan Potensi, Mendorong Inovasi.