Informasi & Publikasi

Berita & Pengumuman KKN

Ikuti perkembangan terbaru, dokumentasi kegiatan posko, serta pengumuman resmi seputar pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata ITBM Polman.

Semua Berita Terbaru

Menelusuri Potensi UMKM Popcorn di Desa Lampoko, Berondong Jagung yang Berpeluang Dikembangkan
30 Sep 2026 • 15 views

Menelusuri Potensi UMKM Popcorn di Desa Lampoko, Berondong Jagung yang Berpeluang Dikembangkan

Lampoko, 30 September 2026 – Potensi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Lampoko, Kecamatan Campalagian, terus menjadi perhatian dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ITBM Polewali Mandar. Salah satu potensi usaha yang dikunjungi adalah UMKM yang memproduksi popcorn atau berondong jagung.Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari kegiatan observasi dan pendataan potensi UMKM yang berada di wilayah Desa Lampoko. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenal lebih dekat berbagai jenis usaha masyarakat sekaligus melihat peluang pengembangan UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital.Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa KKN melakukan pengamatan terhadap usaha popcorn yang dijalankan oleh masyarakat setempat. Mahasiswa melihat secara langsung produk yang dihasilkan serta mengamati aktivitas usaha sebagai bahan untuk mengetahui potensi produk yang dapat dikembangkan dan diperkenalkan kepada masyarakat yang lebih luas.Popcorn atau berondong jagung merupakan makanan ringan yang dibuat dari biji jagung yang dipanaskan hingga mengembang. Produk tersebut memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi berbagai varian rasa serta dikemas secara lebih menarik sehingga dapat meningkatkan daya tarik konsumen.Kegiatan observasi UMKM ini juga menjadi bagian dari program KKN yang mengusung penguatan pemasaran dan digitalisasi UMKM. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berupaya mengenali produk-produk lokal yang memiliki potensi untuk diperkenalkan melalui media sosial, marketplace, maupun platform digital lainnya.Selain melakukan pengamatan, kunjungan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami kondisi usaha masyarakat secara langsung. Informasi yang diperoleh dari lapangan nantinya dapat menjadi bahan dalam menentukan bentuk pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku UMKM.Kegiatan kunjungan UMKM popcorn di Desa Lampoko diharapkan dapat membantu mahasiswa memperoleh gambaran mengenai potensi ekonomi masyarakat sekaligus mendukung upaya pengembangan UMKM lokal melalui pemanfaatan teknologi digital.Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program KKN ITBM Polewali Mandar di Desa Lampoko yang berfokus pada pengembangan potensi desa dan penguatan pemasaran UMKM melalui digitalisasi.

Menjaga Asa Manette Lipa Sa’be di Sabang Subik: Antara Nilai Ekonomi, Warisan Budaya Mandar, dan Tantangan Regenerasi Penenun
29 Sep 2026 • 16 views

Menjaga Asa Manette Lipa Sa’be di Sabang Subik: Antara Nilai Ekonomi, Warisan Budaya Mandar, dan Tantangan Regenerasi Penenun

Sabang Subik, 28 September 2026 — Aktivitas manette atau menenun Lipa Sa’be masih menjadi salah satu mata pencaharian sebagian masyarakat Desa Sabang Subik, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar. Aktivitas tersebut dilakukan secara tradisional menggunakan alat tenun dan menjadi bagian dari keterampilan budaya masyarakat Mandar.Salah satu aktivitas menenun Lipa Sa’be terlihat di Desa Sabang Subik pada Senin (28/9/2026) sekitar pukul 16.00 WITA. Proses pembuatan dilakukan dengan menggunakan alat tenun tradisional, dengan benang yang disusun dan ditenun secara bertahap hingga membentuk kain Lipa Sa’be. Lipa Sa’be tidak hanya memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat yang memproduksinya, tetapi juga menjadi bagian dari keterampilan dan warisan budaya yang telah dikenal di masyarakat Mandar. Keterampilan menenun biasanya membutuhkan ketelitian, kesabaran, serta waktu dalam proses pembuatannya. Namun, keberadaan penenun Lipa Sa’be di Desa Sabang Subik kini disebut semakin berkurang. Salmah, salah seorang warga, mengklaim bahwa pada masa lalu hampir setiap rumah memiliki anggota keluarga yang melakukan aktivitas manette Lipa Sa’be. Kondisi tersebut berbeda dengan saat ini karena jumlah penenun yang masih aktif semakin sedikit.“Dulu hampir setiap rumah masing-masing ada yang manette Lipa Sa’be, tetapi sekarang sudah sangat jarang. Bisa dihitung jari yang masih menenun,” ungkap ibu Salmah.Berkurangnya jumlah penenun menjadi salah satu perhatian dalam keberlanjutan tradisi pembuatan Lipa Sa’be di Desa Sabang Subik. Jika tidak ada regenerasi, keterampilan menenun yang selama ini diwariskan antargenerasi berpotensi semakin jarang dilakukan. Keberadaan para penenun yang masih aktif menjadi bagian penting dalam mempertahankan keterampilan manette Lipa Sa’be sekaligus menjaga agar warisan budaya tersebut tetap dikenal dan dapat diteruskan kepada generasi muda masyarakat Desa Sabang Subik.Laporan: Salman UndingMahasiswa ITBM Polman

Perahu Sandeq Pelita Alam Minha Karya Raih Juara Umum Sandeq Silumba 2026
29 Sep 2026 • 12 views

Perahu Sandeq Pelita Alam Minha Karya Raih Juara Umum Sandeq Silumba 2026

Balanipa, 28 September 2026 — Perahu Sandeq Pelita Alam Minha Karya asal Desa Galung Tulu’ berhasil meraih juara umum Kejuaraan Sandeq Silumba 2026, yang kemudian dirayakan oleh ratusan warga Kecamatan Balanipa dengan mengarak perahu dan meramaikan sejumlah ruas jalan pada Senin (28/9/2026) sekitar pukul 05.00 WITA.Kemenangan tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Ratusan warga turut berkumpul dan mengikuti perayaan dengan membawa serta mengarak perahu Sandeq Pelita Alam Minha Karya sebagai bentuk kegembiraan atas pencapaian dalam kejuaraan Sandeq Silumba 2026.Suasana perayaan berlangsung meriah. Warga berjalan bersama mengelilingi sejumlah ruas jalan sambil membawa perahu yang menjadi simbol kemenangan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang ikut mengiringi perahu dalam perayaan tersebut.Perahu Pelita Alam Minha Karya yang berasal dari Desa Galung Tulu’ menjadi pusat perhatian dalam perayaan. Keberhasilan meraih juara umum menjadi momentum bagi masyarakat untuk memberikan apresiasi kepada para peserta dan pihak yang terlibat dalam kejuaraan tersebut.Seorang warga yang ikut dalam perayaan menyampaikan kegembiraannya atas pencapaian tersebut.“Kami sangat senang karena perahu dari Desa Galung Tulu’ berhasil menjadi juara umum. Ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat,” ungkap salah seorang warga.Laporan: Salman UndingMahasiswa ITBM Polman

Bimbingan Belajar di PAUD, Mahasiswa KKN Dampingi Anak-anak Desa Lampoko dalam Kegiatan Edukatif
29 Sep 2026 • 14 views

Bimbingan Belajar di PAUD, Mahasiswa KKN Dampingi Anak-anak Desa Lampoko dalam Kegiatan Edukatif

Lampoko, 29 September 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar (ITBM Polman) kembali melakukan kunjungan ke Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Desa Lampoko, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Selasa (29/9/2026). Kunjungan kali ini dilaksanakan dalam bentuk kegiatan bimbingan dan pendampingan belajar bersama anak-anak PAUD.Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pendukung mahasiswa KKN selama melaksanakan pengabdian di Desa Lampoko. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya hadir untuk mendampingi proses pembelajaran, tetapi juga berupaya menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif bagi anak-anak.Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN membantu anak-anak mengikuti kegiatan pembelajaran sesuai dengan arahan guru. Pendampingan dilakukan dengan memberikan bantuan ketika anak mengalami kesulitan dalam memahami kegiatan belajar, mengajak anak berkomunikasi, serta memberikan motivasi agar mereka lebih berani dan aktif selama proses pembelajaran.Suasana kegiatan berlangsung dengan ceria. Anak-anak terlihat antusias mengikuti berbagai aktivitas yang diberikan. Interaksi antara mahasiswa dan anak-anak juga berlangsung secara hangat sehingga kegiatan belajar tidak hanya menjadi proses menerima materi, tetapi juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk bermain, berkomunikasi, dan belajar bersama.Kegiatan bimbingan belajar ini juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa KKN untuk lebih memahami karakter dan kebutuhan anak-anak di lingkungan Desa Lampoko. Pendekatan yang dilakukan disesuaikan dengan usia anak sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung secara ringan dan menyenangkan.Salah satu mahasiswa KKN menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan di PAUD menjadi pengalaman yang berharga karena mahasiswa dapat terlibat secara langsung dalam mendukung proses pendidikan anak-anak di desa.“Kami berharap pendampingan ini dapat membantu anak-anak lebih semangat belajar. Kami juga ingin menciptakan suasana belajar yang menyenangkan agar anak-anak tidak merasa terbebani ketika mengikuti kegiatan,” ujarnya.Selain memberikan manfaat bagi anak-anak, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat Desa Lampoko. Kehadiran mahasiswa dalam kegiatan pendidikan diharapkan dapat memberikan kontribusi positif selama pelaksanaan KKN.Kegiatan bimbingan belajar di PAUD tersebut berjalan dengan lancar hingga selesai. Mahasiswa KKN berkomitmen untuk terus berpartisipasi dalam berbagai kegiatan masyarakat selama masa pengabdian di Desa Lampoko, termasuk kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan, sosial, keagamaan, dan pengembangan potensi desa.Melalui kegiatan pendampingan belajar ini, mahasiswa KKN ITBM Polman berharap dapat turut memberikan pengalaman belajar yang positif bagi anak-anak sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang menyenangkan di Desa Lampoko.

MAHASISWA KKN ITBM MELAKUKAN KUNJUNGAN KE PELAKU UMKM DI PELATARAN ALUN-ALUN TOMADIO
28 Sep 2026 • 230 views

MAHASISWA KKN ITBM MELAKUKAN KUNJUNGAN KE PELAKU UMKM DI PELATARAN ALUN-ALUN TOMADIO

Pappang, 28 September 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) ITBM melaksanakan kunjungan kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berada di pelataran Alun-Alun Tomadio, Kelurahan Pappang, pada Senin, 28 September 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pendekatan mahasiswa kepada masyarakat sekaligus upaya untuk mengenal lebih dekat aktivitas perekonomian masyarakat setempat.Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa KKN berinteraksi secara langsung dengan sejumlah pelaku UMKM yang menjalankan usaha di sekitar pelataran Alun-Alun Tomadio. Mahasiswa berdiskusi dengan para pelaku usaha mengenai jenis usaha yang dijalankan, proses pengelolaan usaha, produk yang ditawarkan, serta kondisi dan tantangan yang dihadapi dalam menjalankan kegiatan usaha sehari-hari.Kegiatan kunjungan ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh gambaran mengenai potensi ekonomi yang terdapat di Kelurahan Pappang. Keberadaan pelaku UMKM di kawasan alun-alun menjadi salah satu bagian dari aktivitas masyarakat yang dapat mendukung perekonomian lokal sekaligus memberikan pilihan bagi masyarakat untuk memperoleh berbagai kebutuhan dan produk yang tersedia.Selain melakukan diskusi, mahasiswa KKN juga memberikan perhatian terhadap bagaimana para pelaku UMKM memperkenalkan dan memasarkan produk mereka kepada masyarakat. Interaksi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan bagi mahasiswa untuk memahami kebutuhan serta potensi pengembangan UMKM yang ada di wilayah Kelurahan Pappang.Kunjungan ini berlangsung dalam suasana yang penuh keakraban. Para pelaku UMKM menyambut mahasiswa dengan baik dan terbuka dalam berbagi pengalaman mengenai usaha yang mereka jalankan. Bagi mahasiswa KKN, kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga karena dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat serta memahami kondisi sosial dan ekonomi yang ada di lingkungan tempat mereka melaksanakan pengabdian.Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN ITBM berharap dapat terus membangun hubungan yang baik dengan masyarakat Kelurahan Pappang, khususnya para pelaku UMKM. Kegiatan kunjungan juga diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mengidentifikasi potensi dan kebutuhan pelaku usaha sehingga ke depannya mahasiswa dapat memberikan kontribusi yang sesuai dengan kondisi masyarakat.Kegiatan kunjungan ke pelaku UMKM di pelataran Alun-Alun Tomadio menjadi salah satu bentuk nyata keterlibatan mahasiswa KKN ITBM dalam kehidupan masyarakat. Selain menjalankan program pengabdian, mahasiswa juga memperoleh pembelajaran langsung mengenai semangat kewirausahaan, kemandirian, dan peran UMKM dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan.

Perahu Sandeq Terbalik Saat Start Etape Pamboang–Polewali
28 Sep 2026 • 10 views

Perahu Sandeq Terbalik Saat Start Etape Pamboang–Polewali

Sabang Subik, 27 September 2026 — Lomba balap perahu Sandeq pada etape Pamboang–Polewali mulai berlangsung pada Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 08.00 WITA dan dapat disaksikan dari kawasan pesisir Desa Sabang Subik, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar. Dalam perlombaan tersebut, sebuah video yang beredar memperlihatkan perahu Sandeq Surya Persada terbalik saat proses start, ketika peserta mulai memacu perahu menuju lintasan.Perlombaan etape Pamboang–Polewali menjadi bagian dari kegiatan balap perahu Sandeq yang mempertemukan sejumlah peserta dalam lintasan laut. Dari kawasan pesisir Desa Sabang Subik, aktivitas perahu yang melintas dapat terlihat dari arah laut.Dalam video yang beredar, perahu Surya Persada terlihat mengalami kondisi terbalik pada saat start. Peristiwa tersebut terjadi ketika perahu mulai bergerak meninggalkan titik awal perlombaan. Belum terdapat informasi yang memastikan penyebab perahu tersebut terbalik maupun kondisi seluruh awak setelah kejadian.Kondisi laut pada saat perlombaan menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan oleh para peserta karena perahu Sandeq mengandalkan layar dan keseimbangan perahu selama melaju di lintasan laut. Namun, penyebab pasti terbaliknya perahu Surya Persada masih memerlukan informasi lebih lanjut dari pihak penyelenggara atau kru perahu.Masyarakat yang berada di kawasan pesisir Desa Sabang Subik turut menyaksikan jalannya perlombaan dari arah pantai. Kehadiran lomba Sandeq tersebut juga menjadi perhatian masyarakat karena olahraga perahu tradisional ini memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan dan budaya masyarakat Mandar.Laporan: Dira amelia putriMahasiswa ITBM Polman

Melihat Lebih Dekat Dunia Pendidikan Anak di PAUD Rappogading Selatan
28 Sep 2026 • 7 views

Melihat Lebih Dekat Dunia Pendidikan Anak di PAUD Rappogading Selatan

Rappogading Selatan, 28 September 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melakukan kunjungan ke salah satu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berada di wilayah Rappogading Selatan, Senin (28/9/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari kegiatan mahasiswa dalam mengenal kondisi lingkungan masyarakat sekaligus melakukan observasi terhadap bidang pendidikan anak usia dini.Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa KKN melihat secara langsung lingkungan PAUD serta aktivitas yang berlangsung di dalamnya. Mahasiswa juga berkesempatan berinteraksi dengan pihak PAUD dan mengamati kegiatan pembelajaran yang diberikan kepada anak-anak.Kegiatan ini dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai pelaksanaan pendidikan anak usia dini di lingkungan Rappogading Selatan. Selain itu, kunjungan menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk membangun komunikasi dan silaturahmi dengan pihak PAUD serta mengenal lebih dekat berbagai kegiatan pendidikan yang berlangsung di masyarakat.Pendidikan anak usia dini menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung perkembangan anak. Lingkungan belajar yang baik serta kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan usia anak dapat membantu mendukung perkembangan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan sosial anak.Melalui kunjungan tersebut, mahasiswa KKN tidak hanya melakukan observasi, tetapi juga memperoleh pengalaman mengenai kondisi pendidikan di lingkungan masyarakat. Informasi yang diperoleh selama kunjungan dapat menjadi bahan bagi mahasiswa dalam memahami kebutuhan masyarakat serta mempertimbangkan bentuk kegiatan yang dapat dilakukan selama pelaksanaan KKN.Kunjungan berlangsung dengan baik dan mendapat sambutan dari pihak PAUD. Mahasiswa berharap komunikasi yang telah terjalin dapat terus berjalan sehingga kehadiran mahasiswa KKN dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kegiatan pendidikan anak usia dini di Rappogading Selatan.Kegiatan kunjungan ini menjadi salah satu bentuk keterlibatan mahasiswa KKN dalam mengenal dan berinteraksi secara langsung dengan masyarakat. Selain melaksanakan program kerja, mahasiswa juga diharapkan mampu memperoleh pengalaman dari berbagai lingkungan sosial dan pendidikan yang ada di wilayah tempat pelaksanaan KKN.

Maulid Nabi dan Kuda Menari Pererat Kebersamaan KKN ITBM Polman dengan Masyarakat Rappogading Utara
27 Sep 2026 • 8 views

Maulid Nabi dan Kuda Menari Pererat Kebersamaan KKN ITBM Polman dengan Masyarakat Rappogading Utara

Rappogading Utara, 27 September 2026 – Suasana kebersamaan masyarakat di Rappogading Utara, Desa Lampoko, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, semakin semarak melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan pertunjukan tradisional kuda menari. Kegiatan keagamaan dan budaya tersebut diikuti oleh masyarakat setempat serta mahasiswa KKN Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar (ITBM Polman) sebagai bentuk partisipasi sekaligus upaya mempererat silaturahmi dengan masyarakat.Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung dengan nuansa keagamaan dan kebudayaan yang kental. Salah satu rangkaian yang menarik perhatian masyarakat adalah pertunjukan kuda menari yang diikuti sekitar 40 ekor kuda.Pertunjukan tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kemeriahan kegiatan. Masyarakat tampak antusias menyaksikan kuda-kuda yang telah dilatih untuk mengikuti irama dan gerakan tertentu dalam pertunjukan tradisional tersebut.Kehadiran mahasiswa KKN dalam kegiatan ini menjadi kesempatan untuk berbaur secara langsung dengan masyarakat. Tidak hanya menghadiri kegiatan sebagai tamu, mahasiswa turut mengikuti rangkaian kegiatan dan menyaksikan secara langsung tradisi yang hidup di tengah masyarakat Rappogading Utara.Salah satu mahasiswa KKN, Nur Asri Ainun Ayu Utami, turut berpartisipasi dalam pertunjukan dengan menaiki salah satu kuda. Keterlibatan tersebut menjadi bentuk partisipasi mahasiswa dalam memeriahkan kegiatan sekaligus menunjukkan keterbukaan untuk mengenal dan ikut merasakan tradisi masyarakat setempat.Kegiatan Maulid Nabi tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mempererat hubungan sosial dan menjaga kebersamaan. Perpaduan antara kegiatan keagamaan dan tradisi lokal menjadikan acara berlangsung dengan suasana yang meriah sekaligus penuh kebersamaan.Bagi mahasiswa KKN ITBM Polman, keterlibatan dalam kegiatan masyarakat seperti ini menjadi bagian penting selama menjalankan pengabdian di Desa Lampoko. Interaksi secara langsung memungkinkan mahasiswa untuk mengenal lebih dekat kehidupan sosial, budaya, serta tradisi masyarakat yang ada di lingkungan tempat mereka melaksanakan KKN.Partisipasi tersebut juga menjadi bentuk penghargaan mahasiswa terhadap budaya dan kegiatan masyarakat setempat. Dengan hadir dan terlibat dalam kegiatan warga, hubungan antara mahasiswa KKN dan masyarakat diharapkan semakin erat sehingga dapat mendukung terciptanya komunikasi dan kerja sama selama pelaksanaan program KKN.Rangkaian Maulid Nabi dan pertunjukan kuda menari di Rappogading Utara akhirnya tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan dan hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan yang mempertemukan mahasiswa KKN dengan masyarakat dalam suasana penuh kebersamaan.Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa KKN ITBM Polman dapat semakin mengenal kehidupan masyarakat Desa Lampoko sekaligus mengambil bagian dalam berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan budaya yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat selama masa pengabdian.

KKN ITBM POLMAN KOLABORASI DENGAN KELOMPOK TANI WANITA BERSIHKAN LAHAN DI DESA GALUNG TULUK
27 Sep 2026 • 5 views

KKN ITBM POLMAN KOLABORASI DENGAN KELOMPOK TANI WANITA BERSIHKAN LAHAN DI DESA GALUNG TULUK

Galung Tuluk, 27 September 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) ITBM Polman berkolaborasi dengan Kelompok Tani Wanita Desa Galung Tuluk dalam kegiatan pembersihan dan penataan lahan pertanian yang berlangsung pada 27 September 2026.Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh seluruh anggota Kelompok Tani Wanita bersama mahasiswa KKN ITBM Polman. Pembersihan dilakukan sebagai langkah awal untuk mengoptimalkan lahan yang telah tersedia agar dapat dimanfaatkan secara lebih produktif dan berkelanjutan.Sekretaris Kelompok Tani Wanita, Ibu Ica, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran mahasiswa KKN ITBM Polman di Desa Galung Tuluk. Menurutnya, kehadiran mahasiswa tidak hanya membantu secara langsung dalam proses pembersihan lahan, tetapi juga turut membangun semangat dan inisiatif anggota kelompok untuk kembali mengembangkan lahan yang sudah ada.Kolaborasi ini menjadi bentuk nyata sinergi antara mahasiswa dan masyarakat dalam mendorong pemberdayaan perempuan melalui kegiatan pertanian. Selain mempererat hubungan antara KKN dan masyarakat, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi awal bagi Kelompok Tani Wanita untuk mengelola lahan secara lebih aktif sehingga memberikan manfaat bagi anggota kelompok dan masyarakat Desa Galung Tuluk.Kegiatan pembersihan lahan berlangsung secara gotong royong dan menjadi bagian dari upaya KKN ITBM Polman untuk menghadirkan program yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu memberikan dampak dan mendorong keberlanjutan potensi yang telah dimiliki masyarakat.

Tradisi Sayyang Pattuqduq Meriahkan Tamma’ Al-Qur’an di Kecamatan Balanipa
26 Sep 2026 • 9 views

Tradisi Sayyang Pattuqduq Meriahkan Tamma’ Al-Qur’an di Kecamatan Balanipa

Balanipa, 26 September 2026 — Tradisi Sayyang Pattuqduq kembali digelar dalam rangkaian acara tamma’ Al-Qur’an di Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 05.00 WITA. Tradisi khas masyarakat Mandar tersebut berlangsung meriah dengan iringan musik yang tidak hanya menggunakan rebana, tetapi juga piano dan sound system.Dalam tradisi tersebut, peserta tamma’ diarak menggunakan kuda yang dihias dan diiringi oleh keluarga serta masyarakat. Suasana semakin meriah dengan lantunan musik dan iringan yang mengiringi perjalanan peserta dalam prosesi Sayyang Pattuqduq.Penggunaan piano dan sound system menjadi salah satu hal yang terlihat dalam pelaksanaan tradisi kali ini. Perpaduan alat musik tersebut memberikan nuansa tersendiri dalam mengiringi prosesi, di samping unsur musik tradisional yang tetap menjadi bagian dari suasana Sayyang Pattuqduq.Salah seorang warga mengklaim bahwa Sayyang Pattuqduq merupakan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Mandar, khususnya di wilayah Kecamatan Balanipa. Tradisi tersebut menjadi bagian dari perayaan masyarakat ketika anak atau seseorang telah menyelesaikan bacaan Al-Qur’an (tamma’).“Ini sudah menjadi tradisi turun-temurun masyarakat Mandar, khususnya di Balanipa. Setiap ada yang tamma’ Al-Qur’an, biasanya dirayakan dengan Sayyang Pattuqduq,” ungkap salah seorang warga.Tradisi Sayyang Pattuqduq tidak hanya menjadi bentuk perayaan atas selesainya proses belajar Al-Qur’an, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mempertahankan kebersamaan dan mengenalkan warisan budaya Mandar kepada generasi berikutnya.Laporan: SalehatiMahasiswa ITBM Polman