Informasi & Publikasi

Berita & Pengumuman KKN

Ikuti perkembangan terbaru, dokumentasi kegiatan posko, serta pengumuman resmi seputar pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata ITBM Polman.

Semua Berita Terbaru

Sampah Menumpuk di Saluran Irigasi Desa Sabang Subik, Warga Keluhkan Ketiadaan TPA
02 Oct 2026 • 6 views

Sampah Menumpuk di Saluran Irigasi Desa Sabang Subik, Warga Keluhkan Ketiadaan TPA

Sabang Subik, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar — Tumpukan sampah yang berserakan di sejumlah saluran irigasi, bawah jembatan, dan sepanjang aliran air di Desa Sabang Subik menjadi persoalan lingkungan yang belum terselesaikan. Kondisi ini terjadi karena belum tersedianya tempat pembuangan akhir (TPA) dan layanan pengangkutan sampah yang memadai, sehingga sebagian warga terpaksa membuang sampah ke saluran air yang bermuara hingga ke laut. Akibatnya, sampah menumpuk di sekitar tanggul pantai dan mengganggu kebersihan serta keindahan lingkungan pesisir.Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, sampah rumah tangga terlihat menumpuk di berbagai titik saluran irigasi, termasuk di bawah jembatan dan jalur aliran air yang mengarah ke laut. Sampah berupa plastik, pakaian bekas, kemasan makanan, serta berbagai jenis limbah lainnya memenuhi saluran air dan terbawa menuju kawasan pesisir.Kondisi tersebut tidak hanya mengurangi keindahan lingkungan, tetapi juga berpotensi menghambat aliran air, menimbulkan bau tidak sedap, serta meningkatkan risiko pencemaran lingkungan laut. Permasalahan ini menjadi perhatian karena saluran irigasi yang seharusnya berfungsi sebagai jalur aliran air justru dipenuhi sampah.Kepala Dusun 3 Pak Muslimin Bombong Batu mengungkapkan bahwa sebagian warga seolah sudah tidak lagi peduli terhadap persoalan sampah dan kebersihan lingkungan. Namun, menurut keterangannya, keadaan tersebut juga berkaitan dengan keterbatasan fasilitas pengelolaan sampah di desa.“Warga sudah cuek persoalan sampah dan lingkungan, tetapi tidak punya pilihan lain karena tidak ada TPA dan harus membuang sampah ke laut,” demikian keterangan Kepala Dusun 3 Bombong Batu.Persoalan ini menunjukkan bahwa penanganan sampah di Desa Sabang Subik tidak cukup hanya mengandalkan kesadaran masyarakat, tetapi juga memerlukan dukungan fasilitas dan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.Diperlukan perhatian dari pemerintah desa dan instansi terkait untuk mencari solusi, seperti penyediaan tempat penampungan sementara, pengangkutan sampah secara rutin, serta edukasi kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah yang aman dan ramah lingkungan.Dengan adanya langkah nyata dan kerja sama antara pemerintah serta masyarakat, diharapkan saluran irigasi dapat kembali berfungsi dengan baik, kebersihan pantai terjaga, dan lingkungan Desa Sabang Subik menjadi lebih sehat serta nyaman bagi warga.Laporan: Salman UndingMahasiswa KKN ITBM Polman

Digitalisasi Lokasi UMKM Desa Lampoko melalui Pemetaan Titik Maps
02 Oct 2026 • 5 views

Digitalisasi Lokasi UMKM Desa Lampoko melalui Pemetaan Titik Maps

Lampoko,02,Oktober,2026 – Upaya mendorong digitalisasi usaha masyarakat terus dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar (ITBM Polman) di Desa Lampoko, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar. Salah satu langkah yang dilakukan yaitu melakukan pemetaan lokasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penentuan titik lokasi pada layanan Google Maps.Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program kerja KKN dengan tema “Desa Terkoneksi, UMKM Berinovasi”. Pemetaan dilakukan sebagai upaya membantu masyarakat, khususnya pelaku UMKM, agar lokasi usaha mereka lebih mudah ditemukan oleh masyarakat maupun calon konsumen melalui layanan digital.Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN melakukan observasi secara langsung ke sejumlah lokasi UMKM yang berada di wilayah Desa Lampoko. Mahasiswa mengidentifikasi lokasi usaha, kemudian menentukan titik koordinat lokasi dan mencatat informasi yang diperlukan sebagai bagian dari proses pemetaan digital.Pemetaan lokasi UMKM ini dilakukan dengan memanfaatkan teknologi digital yang mudah digunakan dan telah banyak digunakan oleh masyarakat. Dengan adanya titik lokasi pada Google Maps, masyarakat yang ingin mengunjungi suatu UMKM dapat memperoleh informasi mengenai keberadaan lokasi usaha secara lebih mudah melalui perangkat telepon pintar.Selain memudahkan konsumen, kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk pengenalan digital kepada pelaku UMKM di Desa Lampoko. Selama ini, sebagian usaha masyarakat masih mengandalkan informasi dari mulut ke mulut sehingga keberadaan dan lokasi usaha belum tentu diketahui oleh masyarakat di luar lingkungan sekitar.Mahasiswa KKN berharap pemetaan lokasi UMKM dapat menjadi langkah awal dalam memperluas jangkauan informasi mengenai usaha masyarakat Desa Lampoko. Data lokasi yang dikumpulkan juga dapat mendukung pengembangan program digitalisasi UMKM lainnya, seperti pengelolaan media sosial dan pemasaran produk melalui platform digital.Salah satu mahasiswa KKN menyampaikan bahwa pemetaan lokasi UMKM dilakukan untuk membantu masyarakat memperoleh akses informasi yang lebih mudah mengenai keberadaan usaha di Desa Lampoko.«“Kami ingin membantu UMKM di Desa Lampoko agar lokasinya lebih mudah ditemukan secara digital. Dengan adanya titik lokasi di Maps, masyarakat atau calon pembeli dapat mengetahui lokasi usaha tanpa harus mencari secara manual,” ungkapnya.»Kegiatan pemetaan tersebut juga menjadi bagian dari proses mahasiswa dalam mengenali potensi ekonomi yang dimiliki Desa Lampoko. Melalui observasi langsung, mahasiswa dapat mengetahui keberagaman usaha masyarakat sekaligus memahami kondisi dan kebutuhan pelaku UMKM dalam menghadapi perkembangan teknologi.Digitalisasi lokasi UMKM diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pelaku usaha maupun masyarakat. Bagi pelaku UMKM, keberadaan lokasi usaha di platform digital dapat menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan visibilitas usaha. Sementara bagi masyarakat, informasi tersebut dapat mempermudah pencarian dan akses menuju lokasi UMKM yang ada di Desa Lampoko.Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN ITBM Polman berupaya mewujudkan tema “Desa Terkoneksi, UMKM Berinovasi” melalui pemanfaatan teknologi digital yang sederhana dan dapat diterapkan secara langsung. Pemetaan lokasi UMKM menjadi salah satu langkah untuk menghubungkan potensi usaha masyarakat Desa Lampoko dengan masyarakat yang lebih luas melalui ruang digital.

MAHASISWA KKN ITBM KEL. PAPPANG MELAKSANAKAN PEMBUATAN PAPAN INFORMASI KEPALA LINGKUNGAN DAN PENGECATAN PAPAN
02 Oct 2026 • 5 views

MAHASISWA KKN ITBM KEL. PAPPANG MELAKSANAKAN PEMBUATAN PAPAN INFORMASI KEPALA LINGKUNGAN DAN PENGECATAN PAPAN

PAPPANG, 02 OKTOBER 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) ITBM POLMAN Kelurahan Pappang melaksanakan kegiatan pembuatan papan penanda lokasi Kepala Lingkungan sekaligus melakukan pengecatan papan. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari rangkaian aktivitas mahasiswa KKN dalam mendukung kebutuhan lingkungan masyarakat di Kelurahan Pappang. Pembuatan papan dilakukan untuk menyediakan penanda lokasi Kepala Lingkungan yang nantinya dapat ditempatkan di wilayah masing-masing. Papan tersebut berfungsi sebagai identitas dan penunjuk lokasi sehingga masyarakat dapat lebih mudah mengenali keberadaan Kepala Lingkungan di wilayahnya.Kegiatan pembuatan papan diawali dengan mempersiapkan bahan dan perlengkapan yang diperlukan. Mahasiswa KKN bekerja secara bersama-sama dalam proses pengerjaan papan, mulai dari menyiapkan bahan, mengukur bagian yang diperlukan, hingga melakukan proses pengecatan. Pengecatan dilakukan untuk memberikan tampilan yang lebih jelas dan rapi pada papan. Mahasiswa memperhatikan bagian-bagian papan yang perlu dicat agar hasilnya dapat terlihat dengan baik ketika nantinya dipasang di lokasi yang telah ditentukan.Selain memperhatikan tampilan, proses pengerjaan juga dilakukan secara bertahap agar papan dapat disiapkan sesuai dengan kebutuhan. Mahasiswa KKN saling berbagi tugas dalam proses pembuatan dan pengecatan sehingga pekerjaan dapat dilakukan secara bersama-sama. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk keterlibatan mahasiswa KKN dalam membantu kebutuhan masyarakat di tingkat lingkungan. Pembuatan papan penanda diharapkan dapat memberikan manfaat dalam memperjelas identitas dan lokasi Kepala Lingkungan di wilayah Kelurahan Pappang.Proses pembuatan dan pengecatan papan juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan kerja sama dan pembagian tugas dalam menyelesaikan suatu kegiatan. Setiap mahasiswa mengambil bagian sesuai dengan pekerjaan yang dilakukan sehingga proses pengerjaan dapat berlangsung secara terkoordinasi. Kegiatan berlangsung dengan suasana kebersamaan. Mahasiswa KKN saling membantu dalam menyelesaikan tahapan pengerjaan, mulai dari persiapan bahan hingga proses pengecatan papan. Papan yang telah dibuat dan dicat selanjutnya dipersiapkan untuk digunakan sebagai penanda lokasi Kepala Lingkungan. Keberadaan papan tersebut nantinya diharapkan dapat membantu masyarakat maupun warga yang membutuhkan informasi mengenai lokasi Kepala Lingkungan di wilayah Kelurahan Pappang.Kegiatan pembuatan dan pengecatan papan juga memperlihatkan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan yang bersifat sederhana namun memiliki manfaat bagi lingkungan. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya menjalankan program KKN, tetapi juga ikut membantu memenuhi kebutuhan yang berkaitan dengan fasilitas penanda di wilayah masyarakat. Selain memberikan manfaat secara langsung, kegiatan ini menjadi bagian dari proses mahasiswa dalam membangun hubungan dan kerja sama dengan masyarakat serta perangkat lingkungan. Keterlibatan tersebut menjadi salah satu cara mahasiswa untuk lebih memahami kebutuhan masyarakat selama menjalankan KKN di Kelurahan Pappang.Pembuatan papan penanda Kepala Lingkungan pada 02 Oktober 2026 menjadi salah satu rangkaian kegiatan KKN ITBM POLMAN Kelurahan Pappang. Setelah melalui proses pembuatan dan pengecatan, papan tersebut diharapkan dapat digunakan sebagaimana fungsinya sebagai penanda lokasi Kepala Lingkungan. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN ITBM POLMAN terus berupaya memberikan kontribusi yang dapat mendukung kebutuhan masyarakat Kelurahan Pappang. Kegiatan sederhana seperti pembuatan dan pengecatan papan menjadi bagian dari pengalaman mahasiswa dalam bekerja bersama serta berkontribusi secara langsung di lingkungan masyarakat.

KKN ITBM Polman Desa Sabang Subik Gelar Seminar Branding dan Promosi Kreatif untuk UMKM
01 Oct 2026 • 6 views

KKN ITBM Polman Desa Sabang Subik Gelar Seminar Branding dan Promosi Kreatif untuk UMKM

Sabang Subik, 1 Oktober 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) ITBM Polman Angkatan IV Desa Sabang Subik menggelar seminar bertajuk “Strategi Branding dan Promosi Kreatif untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM Desa Sabang Subik” di Kantor Desa Sabang Subik, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 14.40 WITA. Kegiatan ini menghadirkan Ketua Senat ITBM Polman, Dr. H. Muhammad Sain, S.E., M.E., M.M., M.H., dan dosen ITBM Polman, Iqbal Nur Aswad, S.I.Kom., M.I.Kom., sebagai narasumber, serta dihadiri Kepala Desa Sabang Subik, Haidir, S.IP., M.M., untuk memberikan edukasi dan wawasan kepada masyarakat mengenai penguatan branding, promosi kreatif, dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).Seminar ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKN ITBM Polman Angkatan IV yang berfokus pada pengembangan potensi ekonomi desa melalui peningkatan kapasitas pelaku UMKM. Kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memahami pentingnya membangun identitas usaha, memperkenalkan produk secara lebih menarik, serta memanfaatkan strategi promosi yang sesuai dengan kebutuhan pasar.Dalam pemaparannya, Ketua Senat ITBM Polman, Dr. H. Muhammad Sain, menyampaikan ilustrasi mengenai pilihan antara memelihara anak ayam dan ayam yang sudah dewasa. Ilustrasi tersebut digunakan untuk menjelaskan pentingnya memulai dan mengembangkan usaha secara bertahap sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.Ia menganalogikan bahwa memulai usaha dalam skala kecil dapat menjadi langkah awal untuk belajar mengelola bisnis dan memahami risiko. Dengan modal yang disesuaikan dengan kemampuan, pelaku usaha dapat memperoleh pengalaman sebelum memutuskan untuk mengembangkan usahanya ke skala yang lebih besar.Pesan tersebut menekankan bahwa keberanian memulai usaha perlu disertai perhitungan yang matang. Pelaku UMKM tidak harus langsung menjalankan usaha dalam skala besar, tetapi dapat memulainya dari kemampuan yang tersedia, mengevaluasi hasilnya, kemudian melakukan pengembangan secara bertahap.Sementara itu, narasumber kedua, Iqbal Nur Aswad, S.I.Kom., M.I.Kom., turut hadir untuk memberikan materi sesuai dengan tema branding dan promosi kreatif. Pembahasan mengenai branding dan promosi menjadi bagian penting dalam membantu pelaku UMKM membangun identitas produk serta memperluas jangkauan pemasaran.Kehadiran Kepala Desa Sabang Subik, Haidir, S.IP., M.M., dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari dukungan pemerintah desa terhadap pelaksanaan program kerja mahasiswa KKN yang berorientasi pada pengembangan potensi ekonomi masyarakat.Melalui seminar ini, mahasiswa KKN ITBM Polman Angkatan IV berharap para pelaku UMKM Desa Sabang Subik dapat memperoleh pengetahuan baru mengenai strategi membangun merek, mempromosikan produk, dan mengelola usaha secara bertahap. Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendorong perkembangan UMKM lokal.Laporan: Salman Unding Mahasiswa ITBM Polman

Mahasiswa KKN ITBM Polman Bersama Pemerintah Desa Sabang Subik Mengecat Pintu Koperasi
01 Oct 2026 • 5 views

Mahasiswa KKN ITBM Polman Bersama Pemerintah Desa Sabang Subik Mengecat Pintu Koperasi

Sabang Subik, 30 September 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) ITBM Polman Desa Sabang Subik bersama Kepala Desa dan Kepala Dusun I serta II melaksanakan kegiatan pembersihan dan pengecatan pintu Koperasi Desa Sabang Subik pada Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 20.00 WITA. Kegiatan gotong royong ini dilakukan untuk menjaga kebersihan serta memperbaiki tampilan fasilitas koperasi agar terlihat lebih rapi dan terawat.Kegiatan berlangsung pada malam hari dengan melibatkan mahasiswa KKN dan perangkat kewilayahan desa. Berdasarkan dokumentasi kegiatan, para peserta terlihat bekerja bersama membersihkan permukaan pintu dan mengaplikasikan cat menggunakan peralatan sederhana.Kepala Desa Sabang Subik turut mengajak mahasiswa KKN untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk keterlibatan mahasiswa dalam mendukung pemeliharaan fasilitas desa. Kehadiran Kepala Dusun I dan II juga menjadi bagian dari koordinasi serta kerja sama antara pemerintah desa dan mahasiswa selama pelaksanaan program KKN.Pengecatan pintu koperasi merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN dalam mendukung penataan lingkungan dan pemeliharaan fasilitas desa. Melalui kegiatan ini, diharapkan pintu koperasi menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman dipandang.Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan antara mahasiswa KKN, pemerintah desa, serta masyarakat dalam menjaga fasilitas yang digunakan untuk menunjang aktivitas warga Desa Sabang Subik.Laporan: Muhammad Farhan Mahasiswa ITBM Polman

Parenting PAUD TPK Lestari, Kepala Desa Sabang Subik Ajak Orang Tua Dampingi Anak Belajar
01 Oct 2026 • 5 views

Parenting PAUD TPK Lestari, Kepala Desa Sabang Subik Ajak Orang Tua Dampingi Anak Belajar

Sabang Subik, 29 September 2026 — Kegiatan parenting bagi orang tua murid PAUD TPK Lestari berlangsung pada Selasa (29/9/2026) pukul 09.00 WITA dengan dihadiri Kepala Desa Sabang Subik, para orang tua, dan anak-anak didik. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan ilmu kesadaran orang tua akan pentingnya pendampingan dalam proses belajar anak sejak usia dini.Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Para orang tua berkumpul bersama anak-anak di lingkungan PAUD untuk mengikuti kegiatan sekaligus mempererat hubungan antara pihak sekolah dan keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak.Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Sabang Subik menyampaikan pesan kepada para orang tua agar senantiasa membersamai anak-anak mereka dalam proses belajar. Menurutnya, pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab guru di sekolah, tetapi juga membutuhkan perhatian dan keterlibatan aktif orang tua di rumah.“Orang tua harus senantiasa membersamai anak-anaknya dalam belajar. Pendampingan dan perhatian dari keluarga sangat penting untuk mendukung perkembangan serta membangun kebiasaan belajar anak sejak dini,” pesan Kepala Desa Sabang Subik.Kegiatan parenting ini menjadi ruang bagi orang tua untuk memahami pentingnya peran keluarga dalam pendidikan anak usia dini. Pendampingan yang dilakukan secara konsisten, disertai komunikasi dan perhatian, diharapkan dapat membantu anak merasa lebih nyaman dan termotivasi dalam belajar.Melalui kegiatan tersebut, PAUD TPK Lestari diharapkan dapat terus memperkuat kerja sama antara tenaga pendidik, orang tua, dan pemerintah desa dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang anak-anak di Desa Sabang Subik.Laporan: Fitriani Mahasiswa ITBM Polman

Wujud Desa Terkoneksi, Anak KKN ITBM Polman dan Warga Kolaborasi Selamatkan Pantai Tammangalle dari Abrasi
01 Oct 2026 • 4 views

Wujud Desa Terkoneksi, Anak KKN ITBM Polman dan Warga Kolaborasi Selamatkan Pantai Tammangalle dari Abrasi

Wujud Desa Terkoneksi, Anak KKN ITBM Polman dan Warga Kolaborasi Selamatkan Pantai Tammangalle dari AbrasiTAMMANGALLE, 1 Oktober 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar (ITBM Polman) bersama Kepala Dusun Wai Tawar melaksanakan kegiatan pembersihan pantai untuk membantu salah satu warga yang terdampak abrasi di Dusun Wai Tawar, Desa Tammangalle, pada Kamis (1/10/2026) pukul 14.30 WITA. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat pesisir sekaligus upaya memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi permasalahan lingkungan.Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kerja sama antara mahasiswa KKN ITBM Polman dan Kepala Dusun Wai Tawar. Pembersihan pantai dilakukan sebagai bentuk bantuan kepada warga yang terdampak abrasi serta kepedulian terhadap kondisi lingkungan pesisir. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat juga menjadi bagian dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan nyata yang sesuai dengan kebutuhan warga.Abrasi pantai merupakan proses pengikisan wilayah pesisir yang dapat dipengaruhi oleh gelombang laut, arus, dan kondisi lingkungan. Dampaknya dapat memengaruhi kondisi kawasan pantai serta aktivitas masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Oleh karena itu, permasalahan abrasi membutuhkan perhatian dan kerja sama berbagai pihak agar dampaknya terhadap masyarakat dapat diminimalkan.Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN ITBM Polman bersama Kepala Dusun Wai Tawar bekerja sama melakukan pembersihan di kawasan pantai yang menjadi lokasi kegiatan. Kolaborasi tersebut mendukung kelancaran kegiatan dan mencerminkan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menghadapi persoalan lingkungan di wilayah pesisir.Selain membantu warga terdampak, kegiatan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat serta memahami kondisi dan tantangan yang dihadapi warga pesisir. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial, kepedulian terhadap lingkungan, dan semangat pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.Kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara mahasiswa KKN ITBM Polman, pemerintah dusun, dan masyarakat setempat. Semangat gotong royong yang terbangun menjadi modal penting untuk mendorong partisipasi bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan perhatian terhadap persoalan pesisir.Meskipun pembersihan pantai bermanfaat untuk menjaga kebersihan kawasan, kegiatan tersebut tidak dengan sendirinya menghentikan proses abrasi. Penanganan abrasi memerlukan langkah lanjutan yang sesuai dengan kondisi pantai, disertai dukungan pemerintah dan partisipasi masyarakat.Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN ITBM Polman menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat Dusun Wai Tawar melalui aksi sosial dan lingkungan. Diharapkan, kerja sama yang telah terjalin dapat terus dipertahankan sehingga kepedulian terhadap masyarakat terdampak dan kelestarian lingkungan pesisir menjadi tanggung jawab bersama.

Cegah Bullying Sejak Dini, KKN ITBM Polman Edukasi Siswa SDN 011 Rappogading
01 Oct 2026 • 6 views

Cegah Bullying Sejak Dini, KKN ITBM Polman Edukasi Siswa SDN 011 Rappogading

Rappogading, Kamis, 01,Oktober,2026 – Upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman terus dilakukan melalui edukasi kepada generasi muda. Dalam rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa KKN Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah (ITBM) Polewali Mandar melaksanakan sosialisasi pencegahan bullying di SDN 011 Rappogading, Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap pentingnya membangun lingkungan sekolah yang bebas dari tindakan perundungan. Sosialisasi ditujukan kepada siswa SDN 011 Rappogading untuk memberikan pemahaman sejak dini mengenai apa itu bullying, bentuk-bentuknya, dampak yang dapat ditimbulkan, serta langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah dan menghadapi tindakan tersebut.Dalam kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan dengan berbagai bentuk bullying yang dapat terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Materi disampaikan menggunakan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh siswa. Beberapa contoh yang diberikan antara lain mengejek teman, memberikan julukan yang tidak disukai, mengucilkan, mendorong, memukul, mengancam, hingga melakukan tindakan yang membuat teman merasa takut atau tidak nyaman.Penyampaian materi juga dikaitkan dengan kehidupan siswa di lingkungan sekolah. Hal ini dilakukan agar siswa dapat membedakan antara candaan yang masih dapat diterima dengan tindakan yang dapat menyakiti perasaan maupun fisik orang lain. Siswa juga diajak untuk memahami bahwa setiap orang memiliki perasaan dan berhak mendapatkan perlakuan yang baik dari orang lain.Selain penyampaian materi, kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi tanya jawab dan diskusi sederhana bersama siswa. Siswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat serta menjawab beberapa pertanyaan mengenai tindakan yang sebaiknya dilakukan ketika mengalami atau melihat bullying.Dalam sosialisasi tersebut, siswa juga diberikan pemahaman untuk tidak menjadi pelaku maupun hanya diam ketika melihat tindakan bullying. Siswa diarahkan untuk berani mengatakan tidak terhadap tindakan perundungan dan segera menyampaikan kepada guru, orang tua, atau orang dewasa yang dipercaya apabila mengalami maupun menyaksikan kejadian tersebut.Kegiatan berlangsung dengan baik dan para siswa mengikuti sosialisasi dengan antusias. Interaksi antara pemateri dan siswa juga membuat suasana kegiatan menjadi lebih aktif sehingga materi yang diberikan dapat diterima dengan baik.Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan siswa SDN 011 Rappogading dapat memiliki kesadaran yang lebih baik mengenai bahaya bullying serta mampu menerapkan sikap saling menghargai, peduli, dan menghormati sesama. Edukasi sejak dini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah dalam membangun lingkungan sekolah yang lebih aman, nyaman, dan positif bagi seluruh siswa.

MAHASISWA KKN ITBM KEL. PAPPANG MENYERAHKAN SPANDUK UMKM KE SALAH SATU UMKM DI UJUNG TIMUR
30 Sep 2026 • 15 views

MAHASISWA KKN ITBM KEL. PAPPANG MENYERAHKAN SPANDUK UMKM KE SALAH SATU UMKM DI UJUNG TIMUR

Pappang, 30 September 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi Bisnis Muhammadiyah (ITBM) Polewali Mandar (Polman) Kelurahan Pappang melaksanakan kegiatan penyerahan spanduk kepada salah satu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berada di wilayah Ujung Timur, Kelurahan Pappang, pada Rabu (30/9/2026).Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan dukungan mahasiswa KKN ITBM terhadap perkembangan UMKM yang ada di lingkungan masyarakat. Penyerahan spanduk tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha dalam memperkenalkan produk serta meningkatkan daya tarik dan identitas usaha di mata masyarakat.Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN menyerahkan spanduk secara langsung kepada pemilik UMKM. Spanduk yang diberikan memuat informasi dan identitas usaha sehingga dapat menjadi media promosi yang lebih mudah dikenali oleh masyarakat maupun calon pelanggan.Mahasiswa KKN ITBM Kelurahan Pappang menyampaikan bahwa dukungan terhadap UMKM merupakan bagian dari upaya untuk membantu masyarakat dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal. Selain memberikan bantuan berupa media promosi, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk berinteraksi secara langsung dengan para pelaku usaha dan memahami kondisi serta kebutuhan UMKM di wilayah tersebut.Pelaku UMKM yang menerima spanduk menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi perhatian serta dukungan yang diberikan oleh mahasiswa KKN ITBM. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik untuk mendukung kegiatan usaha sehari-hari.Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN ITBM Kelurahan Pappang berharap keberadaan UMKM di wilayah Ujung Timur semakin dikenal oleh masyarakat. Kegiatan tersebut juga menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendorong pengembangan usaha masyarakat serta memperkuat hubungan antara mahasiswa KKN dan warga Kelurahan Pappang.

KKN ITBM POLMAN SOSIALISASIKAN HAK DAN KEWAJIBAN SISWA DI SDN 044 KAMPUNG BARU SUBIK
30 Sep 2026 • 7 views

KKN ITBM POLMAN SOSIALISASIKAN HAK DAN KEWAJIBAN SISWA DI SDN 044 KAMPUNG BARU SUBIK

Galung Tuluk, 30 September 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar (ITBM Polman) melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi di SD 044 Kampung Baru Subik pada Rabu, 30 September 2026. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai hak dan kewajiban mereka, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.Kegiatan tersebut diikuti oleh siswa dan pihak sekolah bersama mahasiswa KKN ITBM Polman. Dalam kegiatan edukasi, mahasiswa memberikan motivasi serta pemahaman dengan bahasa yang sederhana agar mudah diterima oleh para siswa. Materi diarahkan untuk membangun kesadaran siswa mengenai pentingnya mengetahui hak yang dimiliki sekaligus melaksanakan kewajiban sebagai pelajar dan sebagai bagian dari keluarga.Kepala SD 044 Kampung Baru Subik menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran mahasiswa KKN ITBM Polman. Menurutnya, kehadiran mahasiswa memberikan ruang positif bagi siswa untuk memperoleh motivasi, pengetahuan, serta pengalaman belajar di luar pembelajaran rutin di kelas.Koordinator Desa (Kordes) KKN ITBM Polman, Baharuddin (Uding), juga menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah atas kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan siswa.«“Kami menyampaikan terima kasih atas ruang dan dedikasi yang diberikan kepada kami untuk berbaur, belajar, dan berbagi bersama adik-adik SD 044 Kampung Baru Subik. Semoga kegiatan sederhana ini dapat memberikan manfaat dan motivasi bagi mereka untuk terus belajar dan berkembang,” ujar Baharuddin.»Usai kegiatan sosialisasi dan edukasi, mahasiswa KKN ITBM Polman mendapat undangan langsung dari kepala sekolah untuk melaksanakan shalat Dhuha bersama di Masjid Raudhatul Jannah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan senam bersama dan pembersihan lingkungan sekolah.Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN ITBM Polman untuk membangun hubungan positif dengan masyarakat dan satuan pendidikan setempat. Kegiatan tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga mendorong pembentukan karakter, kedisiplinan, kebersamaan, kepedulian terhadap lingkungan, serta penguatan nilai-nilai keagamaan bagi siswa.Melalui kegiatan ini, KKN ITBM Polman berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan kontribusi nyata bagi sekolah dan masyarakat, sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari kehidupan sosial masyarakat selama menjalankan pengabdian.