Informasi & Publikasi

Berita & Pengumuman KKN

Ikuti perkembangan terbaru, dokumentasi kegiatan posko, serta pengumuman resmi seputar pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata ITBM Polman.

Semua Berita Terbaru

Progres Program Kerja Capai 95 Persen, Posko KKN Desa Lampoko Terima Kunjungan Monitoring
08 Oct 2026 • 8 views

Progres Program Kerja Capai 95 Persen, Posko KKN Desa Lampoko Terima Kunjungan Monitoring

LAMPOKO, CAMPALAGIAN – Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Angkatan IV Tahun 2026 Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah (ITBM) Polewali Mandar di Desa Lampoko, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, mendapat kunjungan monitoring pada Kamis, 8 Oktober 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk mengevaluasi perkembangan program kerja mahasiswa selama menjalankan pengabdian kepada masyarakat.Monitoring yang berlangsung di posko KKN Desa Lampoko tersebut dihadiri oleh Indah Ramayani, S.E., M.M., selaku Ketua Program Studi (Kaprodi) Kewirausahaan; Syarifuddin, S.P., dan Iqbal Nur Aswad, S.I.Kom., M.I.Kom., selaku panitia KKN; serta Dr. Ratih Purwati Tahir, S.E., M.Si., selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).Dalam kegiatan tersebut, tim monitoring menanyakan perkembangan program kerja utama yang telah dirancang dan dilaksanakan oleh mahasiswa KKN. Salah satu program unggulan yang menjadi perhatian adalah pembuatan website Desa Lampoko sebagai upaya mendukung digitalisasi desa dan memperluas akses informasi mengenai potensi serta kegiatan masyarakat.Mahasiswa KKN menyampaikan bahwa pengerjaan website desa telah mencapai sekitar 95 persen. Selain pengembangan website, mahasiswa juga telah melakukan pendataan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Lampoko serta memetakan lokasi usaha mereka. Data dan titik lokasi UMKM tersebut kemudian ditambahkan ke dalam website desa agar informasi mengenai potensi usaha masyarakat dapat diakses dengan lebih mudah.Pengembangan website desa diharapkan menjadi salah satu langkah dalam mendorong transformasi digital di Desa Lampoko. Melalui platform tersebut, informasi mengenai desa dan keberadaan UMKM lokal dapat diperkenalkan secara lebih luas, sehingga berpotensi mendukung promosi usaha masyarakat dan pengembangan ekonomi desa.Selain program kerja utama, mahasiswa KKN juga melaporkan perkembangan berbagai program kerja pendukung yang telah dilaksanakan. Kegiatan tersebut meliputi ngaji sore bersama anak-anak, rumah belajar, senam bersama masyarakat, nonton bareng (nobar), sosialisasi ke sekolah, kunjungan ke Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), serta kunjungan ke posyandu.Berbagai kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam bidang pendidikan, keagamaan, kesehatan, dan sosial. Sementara itu, program Ngaji Jalanan masih dijadwalkan untuk dilaksanakan sebagai kegiatan pendukung berikutnya.Dalam kesempatan monitoring tersebut, Indah Ramayani memberikan tanggapan positif terhadap program kerja yang telah disusun dan dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Desa Lampoko. Ia menilai program-program tersebut menarik dan menunjukkan perkembangan yang baik karena sebagian besar kegiatan telah terlaksana dan program utama mendekati tahap penyelesaian.“Program yang dibuat ini semuanya bagus dan menarik, dan juga sudah hampir selesai,” ungkap Indah Ramayani saat memberikan tanggapan terhadap perkembangan program kerja mahasiswa KKN.Apresiasi tersebut menjadi dorongan bagi mahasiswa untuk terus memaksimalkan pelaksanaan program kerja yang tersisa, khususnya menyelesaikan website desa hingga siap digunakan serta memastikan informasi UMKM yang telah dihimpun tersaji dengan baik.Melalui kegiatan monitoring ini, mahasiswa KKN Desa Lampoko memperoleh kesempatan untuk menyampaikan capaian kegiatan sekaligus menerima evaluasi dan masukan dari pihak kampus. Monitoring tersebut juga menjadi bagian penting dalam memastikan program kerja berjalan sesuai dengan tujuan pengabdian kepada masyarakat.Dengan progres website desa yang telah mencapai 95 persen dan terlaksananya berbagai program pendukung, mahasiswa KKN Tematik Angkatan IV Tahun 2026 ITBM Polewali Mandar terus berupaya mewujudkan tema KKN, yaitu “Desa Terkoneksi, UMKM Berinovasi.” Program-program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi langkah awal dalam mendukung digitalisasi dan pengembangan potensi Desa Lampoko secara berkelanjutan.

Posko KKN Desa Lekopadis ITBM Polman Gelar Pelatihan Jurnalistik Pemuda dan Edukasi Website Desa
08 Oct 2026 • 7 views

Posko KKN Desa Lekopadis ITBM Polman Gelar Pelatihan Jurnalistik Pemuda dan Edukasi Website Desa

LEKOPADIS – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah (ITBM) Polewali Mandar melaksanakan pelatihan jurnalistik bagi pemuda desa dan edukasi website desa melalui program LEKOWEDIA (Lekopadis Website dan Media Literasi). Kegiatan ini berlangsung di Kantor Desa Lekopadis, Kabupaten Polewali Mandar, pada Rabu, 7 Oktober 2026 di aula kantor desa lekopadis.Kegiatan tersebut merupakan salah satu program kerja Posko KKN Desa Lekopadis yang bertujuan meningkatkan kemampuan pemuda dalam bidang jurnalistik sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana penyebaran informasi dan dokumentasi kegiatan desa.Pelatihan ini menghadirkan Agung Hidayat Mansur, S.Bns., selaku Pembina UKM Lapersma ITBM Polman, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya keterlibatan pemuda desa dalam menghasilkan karya jurnalistik yang mampu merekam berbagai peristiwa, aktivitas, dan perkembangan yang terjadi di lingkungan mereka sendiri.Menurutnya, kemampuan menulis merupakan salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki pemuda agar berbagai informasi mengenai desa dapat terdokumentasi dengan baik dan menjadi sumber pengetahuan bagi masyarakat. “Setiap desa membutuhkan pemuda yang mampu menulis dan membuat tulisan dalam bentuk berita maupun artikel tentang desanya sendiri, sehingga peristiwa ataupun kejadian yang terjadi di desa dapat terdokumentasikan dengan baik,” ujar Agung Hidayat Mansur dalam penyampaian materinya.Selain pelatihan jurnalistik, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi mengenai website desa melalui inisiatif LEKOWEDIA. Platform ini diperkenalkan sebagai upaya mendorong pemanfaatan media digital untuk menyajikan informasi, memublikasikan berita, serta mendokumentasikan berbagai potensi dan kegiatan yang ada di Desa Lekopadis.Melalui edukasi tersebut, pemuda diharapkan tidak hanya menjadi konsumen informasi di ruang digital, tetapi juga mampu berperan sebagai pembuat konten yang produktif, informatif, dan bertanggung jawab. Dengan demikian, perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan informasi desa sekaligus memperkuat budaya literasi di kalangan generasi muda.Pelaksanaan program kerja ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN ITBM Polman dalam mendukung pengembangan kapasitas sumber daya manusia di Desa Lekopadis. Perpaduan antara keterampilan jurnalistik dan pemanfaatan website desa diharapkan dapat membuka ruang partisipasi bagi pemuda untuk terlibat aktif dalam mempromosikan potensi lokal serta menyampaikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.Melalui program LEKOWEDIA, mahasiswa KKN Desa Lekopadis berharap tumbuhnya semangat literasi digital dan jurnalistik di kalangan pemuda dapat terus berlanjut, bahkan setelah masa pengabdian mahasiswa berakhir. Dengan keterlibatan generasi muda, berbagai cerita, potensi, dan perkembangan Desa Lekopadis diharapkan dapat terdokumentasi secara berkelanjutan serta dikenal lebih luas oleh masyarakat.

Dukung "UMKM Berinovasi", Mahasiswa KKN ITBM Polman Pasang Banner dan Digitalisasi Google Maps Produk Lipa Sa'be serta Ikan Asin di Desa Sabang Subik
07 Oct 2026 • 9 views

Dukung "UMKM Berinovasi", Mahasiswa KKN ITBM Polman Pasang Banner dan Digitalisasi Google Maps Produk Lipa Sa'be serta Ikan Asin di Desa Sabang Subik

SABANG SUBIK — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar (ITBM Polman) Desa Sabang Subik penuh antusias melaksanakan kegiatan pemasangan banner usaha serta penandaan titik lokasi Google Maps bagi para pelaku UMKM Lipa Sa'be dan ikan asin di Desa Sabang Subik, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, Rabu (07/10/2026) pukul 16.00 WITA.Aksi turun ke lapangan ini dilakukan secara langsung oleh para mahasiswa KKN dengan mendatangi lokasi-lokasi usaha warga lokal. Selain memasang spanduk dan banner promosi produk komoditas unggulan desa—seperti kain tenun tradisional Lipa Sa'be dan olahan ikan asin khas daerah—mahasiswa juga mendaftarkan serta memperbarui titik koordinat lokasi UMKM tersebut pada platform digital Google Maps. Langkah ini bertujuan agar tempat usaha warga lebih mudah ditemukan oleh calon pembeli maupun wisatawan luar desa secara presisi secara online.Kegiatan pendampingan ini merupakan kelanjutan konkret dari komitmen mahasiswa KKN ITBM Polman dalam mendorong potensi perekonomian desa berbasis digitalisasi dan penguatan identitas visual produk.Koordinator Desa KKN (Kordes) Sabang Subik, Salman Unding, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan realisasi dari program kerja utama yang diusung oleh tim mahasiswa KKN di lokasi pengabdian."Kegiatan ini merupakan bentuk realisasi dari program kerja kami dalam tema yang dibawa dalam tanda kutip, yaitu 'UMKM Berinovasi'. Langkah ini juga merupakan buah dari seminar edukasi strategi branding dan promosi yang telah kami laksanakan pada tanggal 01 Oktober lalu," tegas Salman Unding.Melalui kombinasi promosi fisik berbentuk banner serta pendaftaran lokasi secara digital melalui Google Maps, para pelaku UMKM Lipa Sa'be dan usaha ikan asin kini memiliki akses jangkauan pasar yang jauh lebih luas. Program intervensi ini diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Sabang Subik, sekaligus menjadi model kolaborasi akademisi dan warga dalam memodernisasi pemasaran produk-produk lokal bernilai budaya dan ekonomi tinggi.Laporan: Sitti Mardianah NafisahMahasiswa KKN ITBM Polman

Pererat Kebersamaan, Mahasiswa KKN ITBM Polman Ikuti Senam Bersama Kelompok Wanita Tani Desa Lekopadis
07 Oct 2026 • 6 views

Pererat Kebersamaan, Mahasiswa KKN ITBM Polman Ikuti Senam Bersama Kelompok Wanita Tani Desa Lekopadis

LEKOPADIS – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah (ITBM) Polewali Mandar turut berpartisipasi dalam kegiatan senam bersama ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Lekopadis yang dilaksanakan pada Senin, 5 Oktober 2026, bertempat di SDN 061 Tigas, Desa Lekopadis, Kabupaten Polewali Mandar.Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kebersamaan antara mahasiswa KKN dan masyarakat setempat dalam membangun pola hidup sehat sekaligus mempererat hubungan silaturahmi. Melalui kegiatan olahraga bersama, mahasiswa dan anggota KWT dapat berinteraksi secara langsung dalam suasana yang penuh keakraban.

Perkuat Edukasi Remaja, Penyuluh KB Lampoko Gandeng BKB, BKT dan PIK-R
07 Oct 2026 • 10 views

Perkuat Edukasi Remaja, Penyuluh KB Lampoko Gandeng BKB, BKT dan PIK-R

Lampoko, 7 Oktober 2026 — Penyuluh Keluarga Berencana (KB) Lampoko terus mendorong edukasi kesehatan reproduksi bagi remaja melalui kolaborasi dengan Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKT), dan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R). Hal tersebut disampaikan Penyuluh KB Lampoko, Ibu Suhad, saat kegiatan Posyandu di Dusun Rappogading Selatan, Desa Lampoko, Kecamatan Campalagian, Rabu (7/10/2026).Menurut Ibu Suhad, kegiatan edukasi tidak hanya dilakukan dalam konteks pelayanan KB bagi masyarakat, tetapi juga menyasar remaja melalui pembahasan mengenai kesehatan reproduksi. Kolaborasi dengan BKB, BKT, dan PIK-R menjadi salah satu upaya dalam memperluas penyampaian informasi kepada kelompok yang menjadi sasaran edukasi.Kesehatan reproduksi menjadi salah satu topik yang dibahas dalam kegiatan bersama kelompok tersebut. Edukasi diberikan sebagai bagian dari penyampaian informasi kepada remaja agar mereka mendapatkan pemahaman mengenai kesehatan reproduksi.Ibu Suhad menjelaskan bahwa Penyuluh KB Lampoko juga sering melakukan kolaborasi dengan BKB, BKT, dan PIK-R dalam kegiatan yang membahas kesehatan reproduksi bagi remaja.“Kami juga sering berkolaborasi dengan BKB, BKT dan PIK-R yang membahas tentang kesehatan reproduksi untuk remaja,” ujar Ibu Suhad.Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa edukasi mengenai kesehatan reproduksi tidak hanya menjadi pembahasan dalam pelayanan Posyandu atau program KB, tetapi juga dapat dilakukan melalui kelompok-kelompok yang memiliki sasaran berbeda, termasuk remaja.Keterlibatan PIK-R menjadi salah satu bagian dalam penyampaian informasi mengenai kesehatan reproduksi kepada remaja. Sementara itu, kolaborasi dengan BKB dan BKT turut mendukung kegiatan penyuluhan yang berkaitan dengan keluarga dan remaja.Melalui kegiatan kolaboratif tersebut, penyuluh KB berupaya memperluas ruang edukasi kesehatan reproduksi agar informasi dapat disampaikan kepada remaja melalui berbagai kegiatan dan kelompok yang ada di masyarakat.Edukasi kesehatan reproduksi bagi remaja menjadi salah satu bagian dari kegiatan penyuluhan yang dilakukan di Desa Lampoko. Kolaborasi antara penyuluh KB, BKB, BKT, dan PIK-R diharapkan dapat terus menjadi sarana penyampaian informasi bagi remaja dan keluarga di wilayah tersebut.

Suntik KB Jadi Pilihan Utama, Kekhawatiran Hormon Masih Membayangi Warga Lampoko
07 Oct 2026 • 23 views

Suntik KB Jadi Pilihan Utama, Kekhawatiran Hormon Masih Membayangi Warga Lampoko

Rappogading Selatan, 7 Oktober 2026 — Kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Dusun Rappogading Selatan, Desa Lampoko, Kecamatan Campalagian, Rabu (7/10/2026), tidak hanya melakukan pemantauan pertumbuhan anak balita, tetapi juga memberikan edukasi mengenai Keluarga Berencana (KB). Kegiatan tersebut dihadiri oleh bidan, pengurus Posyandu, anak balita beserta pendamping, serta Penyuluh KB Lampoko.Dalam kegiatan Posyandu, petugas melakukan pengukuran tinggi badan dan berat badan anak balita. Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari kegiatan pelayanan Posyandu untuk memantau kondisi pertumbuhan anak.Selain pemantauan pertumbuhan balita, kegiatan juga diisi dengan edukasi mengenai program KB. Penyuluhan diberikan untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai penggunaan metode kontrasepsi serta menjawab berbagai kekhawatiran yang masih muncul di kalangan masyarakat.Penyuluh KB Lampoko, Ibu Suhad, mengatakan bahwa metode kontrasepsi yang paling banyak digunakan oleh masyarakat adalah KB suntik. Menurutnya, terdapat dua jenis KB suntik yang umum digunakan, yaitu suntik satu bulan dan suntik tiga bulan.“Yang paling banyak digunakan metode KB itu suntik, ada yang suntik satu bulan dan tiga bulan,” ujar Ibu Suhad.Meski KB suntik menjadi pilihan yang banyak digunakan, Ibu Suhad menyampaikan bahwa masih terdapat masyarakat di Desa Lampoko yang belum menggunakan KB. Salah satu alasan yang disampaikan adalah adanya kekhawatiran terhadap hormon.“Di Desa Lampoko ini masih banyak sekali yang tidak KB karena ketakutan terhadap hormon,” jelasnya.Kekhawatiran tersebut menjadi salah satu hal yang disampaikan dalam edukasi KB di Posyandu. Penyuluhan diharapkan dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperoleh informasi dan pemahaman mengenai KB sehingga masyarakat dapat mempertimbangkan pilihan metode kontrasepsi sesuai dengan kebutuhannya.Kegiatan Posyandu di Dusun Rappogading Selatan pun menjadi salah satu ruang pelayanan sekaligus edukasi bagi masyarakat. Selain memantau pertumbuhan balita melalui pengukuran tinggi dan berat badan, kegiatan ini juga membuka kesempatan bagi warga untuk mendapatkan informasi mengenai program KB secara langsung dari penyuluh.

Kunjungan ke TPA, Mahasiswa KKN Dorong Semangat Belajar Santri
07 Oct 2026 • 7 views

Kunjungan ke TPA, Mahasiswa KKN Dorong Semangat Belajar Santri

30 September 2026-Mahasiswa KKN Angkat 04 Posko Pandewulang melaksanakan kegiatan kunjungan kepada para anak*di TPA yang berada di lingkungan oting kelurahan balanipaKegiatan kunjungan ke TPA (Taman Pendidikan Al-Qur’an) merupakan salah satu rangkaian kegiatan KKN yang bertujuan untuk menjalin silaturahmi sekaligus berinteraksi langsung dengan para santri. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa KKN untuk mengenal lebih dekat aktivitas pembelajaran keagamaan yang berlangsung di lingkungan masyarakat.Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa KKN turut mendampingi para santri dalam kegiatan belajar mengaji. Para santri mengikuti kegiatan dengan antusias dan menunjukkan semangat dalam mempelajari Al-Qur’an. Mahasiswa KKN memberikan pendampingan dengan suasana yang santai dan menyenangkan sehingga proses belajar dapat berlangsung dengan lebih nyaman.Selain mendampingi kegiatan mengaji, mahasiswa KKN juga berinteraksi dan berbagi cerita dengan para santri. Interaksi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kedekatan serta memberikan motivasi agar anak-anak terus semangat belajar, tidak hanya dalam membaca Al-Qur’an tetapi juga dalam menuntut ilmu dan membangun akhlak yang baik.Kegiatan ini memberikan pengalaman yang berharga bagi mahasiswa KKN. Melalui kunjungan ke TPA, mahasiswa dapat belajar tentang pentingnya peran pendidikan agama dalam kehidupan masyarakat, sekaligus ikut mengambil bagian dalam menciptakan suasana belajar yang positif bagi anak-anak.Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan silaturahmi antara mahasiswa KKN dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik. Kunjungan sederhana ini menjadi langkah kecil untuk berbagi ilmu, menumbuhkan semangat belajar, serta bersama-sama menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada generasi penerus.

MAHASISWA KKN ITBM KEL. PAPPANG MELAKUKAN PEMASANGAN PAPAN PENANDA LOKASI KEPALA LINGKUNGAN PAPPANG 1 DAN TOMADIO SERTA SENAM BERSAMA WARGA DI UJUNG TIMUR
07 Oct 2026 • 27 views

MAHASISWA KKN ITBM KEL. PAPPANG MELAKUKAN PEMASANGAN PAPAN PENANDA LOKASI KEPALA LINGKUNGAN PAPPANG 1 DAN TOMADIO SERTA SENAM BERSAMA WARGA DI UJUNG TIMUR

PAPPANG, 07 OKTOBER 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) ITBM POLMAN Kelurahan Pappang melaksanakan pemasangan papan penanda lokasi Kepala Lingkungan di dua wilayah, yaitu Lingkungan Pappang 1 dan Tomadio. Selain pemasangan papan penanda, mahasiswa KKN juga melaksanakan kegiatan senam bersama warga di wilayah Ujung Timur sebagai bagian dari aktivitas bersama masyarakat Kelurahan Pappang.Pemasangan papan penanda dilakukan untuk memberikan tanda sekaligus memperjelas lokasi Kepala Lingkungan Pappang 1 dan Tomadio. Papan tersebut ditempatkan pada lokasi yang mudah terlihat sehingga dapat membantu masyarakat mengenali keberadaan lokasi Kepala Lingkungan di masing-masing wilayah.Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN bersama pihak terkait melakukan pemasangan papan penanda pada lokasi yang telah ditentukan. Proses pemasangan dilakukan dengan memperhatikan posisi papan agar dapat terlihat dengan jelas oleh masyarakat yang melintas maupun warga yang berada di sekitar lokasi.Papan penanda tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengetahui lokasi Kepala Lingkungan. Keberadaan tanda yang jelas juga dapat membantu warga ketika membutuhkan pelayanan atau ingin berkoordinasi dengan Kepala Lingkungan terkait berbagai keperluan di wilayah masing-masing.Selain memberikan fungsi sebagai penanda lokasi, pemasangan papan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian mahasiswa KKN terhadap kebutuhan lingkungan selama menjalankan program pengabdian di Kelurahan Pappang. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari keterlibatan mahasiswa dalam membantu hal-hal sederhana yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.Setelah menyelesaikan pemasangan papan penanda di Lingkungan Pappang 1 dan Tomadio, mahasiswa KKN melanjutkan kegiatan bersama masyarakat di wilayah Ujung Timur melalui senam bersama. Kegiatan tersebut menjadi salah satu aktivitas yang melibatkan mahasiswa dan warga secara langsung dalam suasana yang santai dan penuh kebersamaan.Senam bersama tidak hanya menjadi kegiatan untuk melakukan aktivitas fisik, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dapat berinteraksi secara lebih dekat dengan warga serta membangun komunikasi yang baik selama pelaksanaan KKN di Kelurahan Pappang.Warga turut berpartisipasi dalam kegiatan senam yang dilaksanakan di wilayah Ujung Timur. Kehadiran dan partisipasi warga menciptakan suasana kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat. Kegiatan seperti ini juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk lebih mengenal kehidupan sosial masyarakat di wilayah tempat mereka melaksanakan KKN.Rangkaian kegiatan pemasangan papan penanda lokasi Kepala Lingkungan dan senam bersama menunjukkan bahwa aktivitas KKN tidak hanya dilakukan melalui program yang bersifat administratif, tetapi juga melalui kegiatan yang berhubungan langsung dengan kebutuhan dan kehidupan masyarakat. Pemasangan papan memberikan identitas yang lebih jelas terhadap lokasi Kepala Lingkungan, sedangkan senam bersama menjadi ruang interaksi dan kebersamaan antara mahasiswa dan warga.Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN ITBM POLMAN untuk membangun hubungan yang baik dengan masyarakat Kelurahan Pappang. Keterlibatan secara langsung dalam kegiatan lingkungan diharapkan dapat menciptakan kerja sama yang lebih baik antara mahasiswa, perangkat lingkungan, dan masyarakat.Dengan adanya papan penanda di Lingkungan Pappang 1 dan Tomadio, masyarakat diharapkan lebih mudah mengenali lokasi Kepala Lingkungan. Sementara itu, kegiatan senam bersama di Ujung Timur menjadi salah satu bentuk kegiatan sosial yang dapat memperkuat kebersamaan serta komunikasi antara mahasiswa KKN dan warga.Rangkaian kegiatan pada 07 Oktober 2026 ini menjadi bagian dari pengalaman mahasiswa dalam berkontribusi secara langsung di tengah masyarakat. Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa diharapkan dapat terus menjalin kerja sama dengan masyarakat Kelurahan Pappang dan ikut mengambil bagian dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Langkah Kecil Penuh Makna: Cerita KKN di KB Pandewulawang
07 Oct 2026 • 3 views

Langkah Kecil Penuh Makna: Cerita KKN di KB Pandewulawang

Kelurahan Balanipa, Lingkungan Pandewulawang, 7 Oktober 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Angkatan IV Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah (ITBM) Polewali Mandar melaksanakan kegiatan kunjungan ke sekolah Kelompok Bermain (KB) Pandewulawang yang berada di Lingkungan Pandewulawang, Kecamatan Balanipa. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian mahasiswa terhadap dunia pendidikan, khususnya pendidikan anak usia dini, sekaligus menjadi kesempatan untuk menjalin silaturahmi dan mempererat hubungan dengan masyarakat setempat.KB atau Kelompok Bermain Pandewulawang merupakan salah satu lembaga pendidikan anak usia dini yang menjadi tempat bagi anak-anak untuk belajar, bermain, bersosialisasi, serta mengembangkan berbagai kemampuan sejak usia dini. Pada tahap ini, anak-anak membutuhkan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan menyenangkan agar mereka dapat tumbuh serta berkembang sesuai dengan tahapan usianya. Pendidikan anak usia dini tidak hanya berfokus pada pengenalan huruf, angka, dan pengetahuan dasar lainnya, tetapi juga berperan penting dalam membentuk karakter, melatih kemandirian, meningkatkan kreativitas, serta menumbuhkan rasa percaya diri anak.Dalam rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa ITBM Polewali Mandar melakukan kunjungan ke KB Pandewulawang sebagai bentuk pengenalan terhadap lingkungan pendidikan di wilayah pelaksanaan KKN. Kunjungan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk berinteraksi secara langsung dengan para tenaga pendidik dan peserta didik, sekaligus memahami lebih dekat proses pembelajaran yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut.Kegiatan diawali dengan kedatangan mahasiswa KKN di lingkungan KB Pandewulawang, kemudian dilanjutkan dengan perkenalan bersama para guru dan anak-anak. Suasana yang awalnya dipenuhi rasa penasaran perlahan berubah menjadi lebih akrab dan menyenangkan. Mahasiswa berusaha membangun komunikasi yang baik dengan anak-anak melalui sapaan ramah, senyuman, serta pendekatan sederhana yang sesuai dengan usia mereka. Hal ini dilakukan agar anak-anak merasa nyaman dan tidak canggung ketika berinteraksi dengan orang-orang baru.Setelah sesi perkenalan, kegiatan dilanjutkan dengan interaksi bersama anak-anak melalui aktivitas belajar dan bermain yang sederhana. Mahasiswa KKN turut mendampingi anak-anak dalam mengikuti kegiatan pembelajaran, memberikan arahan ringan, serta mengajak mereka berkomunikasi dalam suasana yang santai. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berupaya menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan sehingga anak-anak dapat mengikuti aktivitas dengan penuh semangat.Sepanjang kegiatan berlangsung, anak-anak menunjukkan antusiasme dan rasa ingin tahu yang tinggi. Mereka tampak menikmati suasana kebersamaan bersama mahasiswa KKN. Interaksi yang terjalin menghadirkan berbagai momen ceria, mulai dari percakapan sederhana hingga kebersamaan dalam mengikuti aktivitas yang diberikan. Senyum dan tawa anak-anak menjadi bagian yang memberikan kesan tersendiri dalam kegiatan kunjungan tersebut.Bagi mahasiswa KKN, kegiatan ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan kesempatan berharga untuk mengenal lebih dekat dunia pendidikan anak usia dini. Mahasiswa dapat melihat secara langsung pentingnya peran guru dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak, memberikan pemahaman dasar, serta membangun suasana belajar yang positif. Selain itu, kegiatan ini mengajarkan mahasiswa bahwa menghadapi anak-anak membutuhkan kesabaran, ketulusan, kreativitas, dan kemampuan berkomunikasi yang baik.Pendidikan pada usia dini memiliki peranan yang sangat penting dalam membentuk fondasi perkembangan anak. Melalui kegiatan belajar sambil bermain, anak-anak dapat mengembangkan kemampuan berpikir, melatih keterampilan berkomunikasi, belajar mengenali emosi, serta membangun hubungan sosial dengan teman sebaya dan orang-orang di sekitarnya. Oleh karena itu, suasana belajar yang menyenangkan menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung tumbuh kembang mereka.Kunjungan mahasiswa KKN ke KB Pandewulawang juga menjadi pengingat bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya guru dan orang tua, tetapi juga masyarakat serta berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap masa depan generasi muda. Dukungan dari lingkungan sekitar dapat membantu menciptakan suasana yang lebih kondusif bagi anak-anak untuk belajar, bereksplorasi, dan mengembangkan potensi yang mereka miliki.Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN ITBM Polewali Mandar berharap dapat memberikan pengalaman positif bagi anak-anak serta menghadirkan suasana kebersamaan yang menyenangkan di lingkungan sekolah. Meskipun kegiatan yang dilakukan sederhana, kehadiran mahasiswa diharapkan mampu menambah semangat anak-anak dalam mengikuti pembelajaran dan memberikan pengalaman baru yang dapat mereka kenang.

Merawat Tradisi dan Kebersamaan, Warga Rappogading Selatan Semarakkan Maulid Nabi
06 Oct 2026 • 4 views

Merawat Tradisi dan Kebersamaan, Warga Rappogading Selatan Semarakkan Maulid Nabi

Rappogading Selatan, 6 Oktober 2026 – Suasana penuh kebersamaan mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan oleh masyarakat di Dusun Rappogading Selatan, Desa Lampoko, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, pada Selasa, 6 Oktober 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di rumah salah seorang warga dan dihadiri oleh masyarakat setempat.Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum bagi warga untuk mengenang dan meneladani kehidupan serta akhlak Nabi Muhammad SAW. Kegiatan yang berlangsung di tengah lingkungan masyarakat tersebut juga menjadi ruang untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga.Pelaksanaan Maulid Nabi di rumah warga menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan tidak hanya menjadi bentuk penghormatan terhadap Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi bagian dari tradisi masyarakat dalam membangun kebersamaan. Warga turut berpartisipasi dalam mempersiapkan dan mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusias.Kehadiran masyarakat dalam kegiatan tersebut menciptakan suasana kekeluargaan. Warga berkumpul, berdoa, serta mengikuti rangkaian peringatan Maulid Nabi sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus memperkuat hubungan sosial di lingkungan Rappogading Selatan.Bagi masyarakat, kegiatan seperti ini memiliki nilai penting dalam menjaga tradisi keagamaan yang telah berkembang di tengah kehidupan bermasyarakat. Selain menjadi sarana untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, peringatan Maulid juga menjadi kesempatan untuk mempererat persaudaraan dan menjaga semangat gotong royong.Kegiatan Maulid Nabi di Rappogading Selatan menjadi salah satu gambaran kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat Desa Lampoko yang masih menjunjung tinggi nilai kebersamaan. Melalui kegiatan tersebut, tradisi keagamaan diharapkan dapat terus dilestarikan dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat dari generasi ke generasi.