Informasi & Publikasi

Berita & Pengumuman KKN

Ikuti perkembangan terbaru, dokumentasi kegiatan posko, serta pengumuman resmi seputar pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata ITBM Polman.

Semua Berita Terbaru

Pemerintah Desa Tamangalle Libatkan Berbagai Unsur dalam Pembuatan Penahan Abrasi Pantai Wai Tawar
17 Oct 2026 • 12 views

Pemerintah Desa Tamangalle Libatkan Berbagai Unsur dalam Pembuatan Penahan Abrasi Pantai Wai Tawar

TAMANGALLE, BALANIPA — Pemerintah Desa Tamangalle melaksanakan kegiatan pembuatan penahan abrasi menggunakan geobag di bibir Pantai Dusun Wai Tawar, Desa Tamangalle, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, pada Rabu (14/10/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WITA tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah desa, masyarakat setempat, mahasiswa KKN ITBM Polman Posko Gattara, Babinsa, pelajar SMK, hingga Manggala Agni.Kegiatan ini merupakan program Pemerintah Desa Tamangalle sebagai bagian dari upaya perlindungan kawasan pesisir. Pelaksanaannya dilakukan melalui kerja bersama dalam proses pengisian geobag, yaitu kantong yang digunakan sebagai bagian dari struktur pelindung pantai.Kolaborasi dalam kegiatan tersebut melibatkan perangkat pemerintah desa, para kepala dusun dari tiga dusun di Desa Tamangalle, yakni Dusun Tammangalle, Wai Tawar, dan Panuttungan, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat. Selain itu, Babinsa, siswa SMK, Manggala Agni, kelompok ibu-ibu senam Dusun Wai Tawar, dan warga turut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut.Mahasiswa KKN ITBM Polman Posko Gattara juga berpartisipasi melalui kolaborasi dengan sejumlah pihak dari pemerintah desa. Keterlibatan mahasiswa diwujudkan melalui kontribusi langsung dalam proses pengisian geobag bersama masyarakat dan unsur lain yang hadir di lokasi.Partisipasi berbagai pihak ini memperlihatkan semangat gotong royong dalam mendukung program desa. Setiap unsur yang terlibat menjadi bagian dari upaya bersama untuk melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan perlindungan lingkungan pesisir, sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah desa, masyarakat, dan mahasiswa selama pelaksanaan pengabdian di Desa Tamangalle.Penggunaan geobag merupakan salah satu metode yang dapat digunakan dalam konstruksi perlindungan pantai. Penerapannya perlu mempertimbangkan kondisi lingkungan, karakteristik pantai, serta penempatan struktur agar dapat berfungsi sesuai dengan perencanaan. Karena itu, upaya perlindungan pesisir juga memerlukan perhatian terhadap kondisi lingkungan dan pemeliharaan secara berkelanjutan.Pengerjaan penahan abrasi tersebut telah selesai dilaksanakan. Penyelesaian kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Desa Tamangalle bersama berbagai unsur yang terlibat dalam mendukung perlindungan kawasan pesisir Pantai Dusun Wai Tawar.Melalui kolaborasi ini, keterlibatan pemerintah desa, aparat kewilayahan, pelajar, mahasiswa, kelompok masyarakat, tokoh setempat, dan warga menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui kerja bersama. Semangat gotong royong tersebut menjadi modal penting dalam mendorong perhatian dan tanggung jawab bersama terhadap keberlanjutan kawasan pesisir Desa Tamangalle.

Mahasiswa KKN ITBM POLMAN Gelar Pelatihan Digitalisasi Marketing bagi Pelaku UMKM Desa Batulaya Didampingi Pak Burhan, S.Bns.
15 Oct 2026 • 14 views

Mahasiswa KKN ITBM POLMAN Gelar Pelatihan Digitalisasi Marketing bagi Pelaku UMKM Desa Batulaya Didampingi Pak Burhan, S.Bns.

Batulaya, Tinambung — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) ITBM POLMAN melaksanakan kegiatan pelatihan digitalisasi marketing bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Batulaya, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar. Kegiatan ini didampingi oleh Pak Burhan, S.Bns., sebagai upaya mendukung pengembangan UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital.Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam memasarkan produk secara digital. Di tengah perkembangan teknologi, pemasaran digital menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat yang lebih luas serta membuka peluang pasar baru bagi pelaku usaha.Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN ITBM POLMAN bersama pendamping memberikan pemahaman mengenai pentingnya digitalisasi marketing bagi keberlangsungan usaha. Materi pelatihan mencakup pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi, penyajian foto produk yang menarik, serta penyampaian informasi usaha secara jelas agar dapat menarik minat calon konsumen.Dalam arahannya, Pak Burhan, S.Bns., menyampaikan bahwa kesuksesan dalam mengembangkan usaha membutuhkan proses, kerja keras, konsistensi, dan kemauan untuk terus belajar. Menurutnya, pelaku UMKM perlu berani beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar dapat meningkatkan daya saing usahanya.“Kesuksesan dalam mengembangkan usaha tidak datang secara instan, tetapi membutuhkan proses, kerja keras, konsistensi, dan kemauan untuk terus belajar. Di era digital ini, pelaku UMKM harus berani beradaptasi dengan perkembangan teknologi, memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi, serta terus berinovasi agar produknya semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ungkap Pak Burhan, S.Bns.Salah satu mahasiswa KKN menyampaikan bahwa pelatihan digitalisasi marketing ini menjadi kesempatan untuk membantu pelaku UMKM di Desa Batulaya memahami pentingnya pemasaran digital dalam mengembangkan usaha. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan teknologi.“Melalui kegiatan pelatihan ini, kami berharap pelaku UMKM di Desa Batulaya dapat memanfaatkan teknologi digital dengan lebih baik untuk mempromosikan produk mereka. Kami juga berharap ilmu yang diperoleh dalam pelatihan ini bisa diterapkan secara berkelanjutan, sehingga produk UMKM semakin dikenal masyarakat luas dan memiliki peluang untuk meningkatkan penjualan,” ungkap saputra jaya salah satu mahasiswa KKN.Melalui pelatihan ini, mahasiswa KKN ITBM POLMAN bersama pendamping mendorong pelaku usaha agar lebih aktif memanfaatkan media digital untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk mereka. Pemasaran digital diharapkan dapat membantu pelaku UMKM menjangkau konsumen di luar lingkungan sekitar dan membuka peluang pasar yang lebih luas.Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKN ITBM POLMAN untuk mendukung pengembangan UMKM di Desa Batulaya. Dengan adanya pelatihan digitalisasi marketing, pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan keterampilan pemasaran, berinovasi dalam promosi produk, serta mengikuti perkembangan teknologi yang semakin pesat.Melalui pelatihan digitalisasi marketing ini, diharapkan pelaku UMKM di Desa Batulaya dapat mulai menerapkan pemasaran digital secara mandiri untuk memperluas jangkauan promosi dan meningkatkan daya saing usaha. Kegiatan ini juga diharapkan mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat, khususnya pelaku UMKM, tentang pentingnya pemanfaatan teknologi dalam pengembangan usaha.Sebagai tindak lanjut, mahasiswa KKN ITBM POLMAN berencana terus mendukung pengembangan UMKM melalui pendampingan promosi digital, pembuatan identitas usaha, dan pemanfaatan media sosial. Dengan adanya dukungan dan kerja sama antara mahasiswa KKN ITBM POLMAN, pendamping, serta pelaku UMKM, produk lokal Desa Batulaya diharapkan semakin dikenal masyarakat luas dan memiliki peluang untuk berkembang secara berkelanjutan.

Mahasiswa KKN ITBM POLMAN Perkuat Identitas dan Promosi UMKM melalui Pembuatan dan Pemasangan Spanduk Usaha di Desa Batulaya.
15 Oct 2026 • 9 views

Mahasiswa KKN ITBM POLMAN Perkuat Identitas dan Promosi UMKM melalui Pembuatan dan Pemasangan Spanduk Usaha di Desa Batulaya.

BATULAYA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) ITBM POLMAN melaksanakan program pembuatan dan pemasangan spanduk usaha bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Batulaya, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar. Kegiatan ini bertujuan memperkuat identitas usaha sekaligus membantu masyarakat mengenali produk dan jasa yang ditawarkan.Program tersebut diawali dengan pendataan UMKM yang membutuhkan media promosi. Mahasiswa berkoordinasi dengan pelaku usaha untuk memperoleh informasi mengenai nama usaha, jenis produk, serta keterangan yang perlu dicantumkan. Setelah desain disesuaikan dengan karakteristik masing-masing usaha dan dicetak, spanduk dipasang di lokasi usaha.Salah satu mahasiswa KKN menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi ekonomi desa.“Melalui pembuatan dan pemasangan spanduk ini, kami berharap pelaku UMKM di Desa Batulaya memiliki identitas usaha yang lebih jelas sehingga masyarakat lebih mudah mengenali dan menemukan usaha mereka. Kami juga berharap program ini dapat menjadi langkah awal untuk mengembangkan promosi UMKM secara lebih luas,” ujar Muhammad wahyu selaku mahasiswa KKN.Bagi pelaku usaha, spanduk dapat memperjelas lokasi usaha sekaligus menyampaikan informasi seperti nama usaha, jenis produk, alamat, dan nomor kontak kepada calon konsumen. Salah satu pelaku UMKM menyampaikan bahwa media tersebut membantu masyarakat mengetahui keberadaan usahanya.“Dengan adanya spanduk ini, kami berharap usaha kami lebih mudah dikenali oleh masyarakat. Semoga semakin banyak orang yang mengetahui usaha kami dan tertarik untuk membeli produk yang kami jual,” ujar ibu silawati salah satu pelaku UMKM di Desa Batulaya.Mahasiswa KKN juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga spanduk agar tetap bersih, terbaca, dan mudah dilihat. Pemilihan warna, ukuran tulisan, serta penempatan menjadi perhatian agar informasi tersampaikan dengan baik, terutama bagi UMKM yang berada di lokasi yang belum banyak dikenal atau memiliki tempat usaha sederhana.Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat Desa Batulaya. Dukungan ini dinilai bermanfaat bagi pelaku UMKM dan diharapkan mendorong mereka memanfaatkan media promosi lain, termasuk media sosial dan platform digital.Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN turut mendorong pelaku UMKM untuk memperhatikan identitas dan strategi promosi dalam mengembangkan usaha. Pembuatan dan pemasangan spanduk menjadi salah satu langkah untuk mendukung usaha lokal serta pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Batulaya.

Mahasiswa KKN Istitut Tekhnilogi Dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar melakukan Observasi UMKM Sarung Tenun Mandar di Desa Batulaya untuk Mendukung Pengembangan Usaha Lokal.
15 Oct 2026 • 6 views

Mahasiswa KKN Istitut Tekhnilogi Dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar melakukan Observasi UMKM Sarung Tenun Mandar di Desa Batulaya untuk Mendukung Pengembangan Usaha Lokal.

BATULAYA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) ITBM POLMAN melaksanakan observasi terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sarung tenun Mandar pada 18 September 2026 di Desa Batulaya, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar. Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi potensi usaha, proses produksi, serta strategi pemasaran sebagai dasar penyusunan program kerja untuk mendukung pengembangan UMKM lokal.Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN mengunjungi pelaku usaha untuk mengamati secara langsung proses pembuatan sarung tenun Mandar, mulai dari proses produksi hingga pemasaran. Mahasiswa juga menggali informasi mengenai waktu pengerjaan, cara penjualan, serta kondisi usaha yang dijalankan oleh pelaku UMKM di desa tersebut.Salah satu pelaku UMKM menjelaskan bahwa pembuatan sarung tenun Mandar membutuhkan waktu sekitar lima hari apabila dikerjakan oleh orang yang sudah terampil dan cekatan. Proses pembuatan sarung tenun membutuhkan ketelitian dan kesabaran agar menghasilkan produk yang baik. Setelah selesai dibuat, sarung tenun tersebut biasanya dijual langsung ke pasar.“Untuk pembuatan sarung tenun Mandar, biasanya membutuhkan waktu kurang lebih lima hari jika dikerjakan oleh orang yang sudah lincah dan berpengalaman. Sarung yang sudah selesai dibuat biasanya kami jual langsung ke pasar. Proses pembuatannya membutuhkan ketelitian dan kesabaran agar menghasilkan sarung tenun yang bagus dan berkualitas,” ujar salah satu pelaku UMKM tenun Mandar di Desa Batulaya.Observasi ini memberikan gambaran kepada mahasiswa KKN mengenai potensi kerajinan tenun sebagai salah satu usaha lokal yang perlu terus dikembangkan. Sarung tenun Mandar tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari kekayaan budaya masyarakat Mandar yang perlu dijaga kelestariannya.Hasil observasi tersebut menjadi bahan pertimbangan mahasiswa KKN dalam merancang program kerja sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha. Pengembangan usaha dapat diarahkan pada penguatan identitas usaha, pembuatan media promosi, serta pemanfaatan pemasaran digital agar produk sarung tenun Mandar semakin dikenal oleh masyarakat luas.Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan daya saing UMKM lokal sekaligus mendukung pelestarian kerajinan tradisional. Observasi secara langsung juga menjadi langkah awal untuk membangun kerja sama antara mahasiswa KKN dan pelaku usaha agar program yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi perkembangan UMKM di Desa Batulaya.

Seminar Hasil KKN ITBM Polman, Website Desa Lampoko dan Digital Marketing Jadi Sorotan
14 Oct 2026 • 6 views

Seminar Hasil KKN ITBM Polman, Website Desa Lampoko dan Digital Marketing Jadi Sorotan

Lampoko, Polewali Mandar – Seminar hasil Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Angkatan IV Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar (ITBM Polman) menjadi momentum pemaparan capaian program digitalisasi desa dan penguatan pemahaman mengenai pemasaran digital di Desa Lampoko, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Rabu (14/10/2026).Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memaparkan hasil pembuatan website Desa Lampoko sebagai salah satu program kerja utama yang bertujuan mendukung penyebaran informasi dan memperkenalkan potensi desa melalui media digital.Website desa dikembangkan sebagai sarana informasi yang dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan profil desa, potensi lokal, serta berbagai informasi mengenai Desa Lampoko. Kehadiran website ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi sekaligus memperluas jangkauan publikasi desa.Kepala Desa Lampoko menyambut positif hasil program tersebut. Menurutnya, website desa memiliki manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung penyampaian informasi dan memperkenalkan potensi desa kepada khalayak yang lebih luas.“Website yang dibuat oleh mahasiswa KKN ini tentunya sangat bermanfaat bagi masyarakat. Kami berharap website ini dapat dimanfaatkan dengan baik sebagai sarana informasi dan untuk memperkenalkan Desa Lampoko kepada masyarakat luas,” Selain pemaparan hasil website desa, seminar tersebut juga menghadirkan dosen ITBM Polman, Iqbal Nur Aswad, S.I.Kom., M.I.Kom., sebagai narasumber yang membawakan materi mengenai digital marketing atau pemasaran digital.Dalam materinya, Iqbal membahas manfaat digital marketing dalam membantu pelaku usaha memperkenalkan produk, membangun identitas usaha, menjangkau calon konsumen, serta memperluas peluang pemasaran melalui berbagai platform digital.Pemanfaatan digital marketing dinilai relevan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan kebiasaan masyarakat yang semakin akrab dengan media digital.“Digital marketing dapat menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk memperluas jangkauan pemasaran. Dengan memanfaatkan media digital secara tepat, pelaku usaha dapat memperkenalkan produknya kepada lebih banyak calon konsumen dan membangun kepercayaan terhadap produk yang ditawarkan,”Pemaparan website desa dan materi digital marketing dalam seminar tersebut menunjukkan pentingnya pemanfaatan teknologi digital, baik untuk mendukung penyebaran informasi pemerintahan desa maupun membantu pengembangan usaha masyarakat.Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Tematik Angkatan IV ITBM Polman berharap website Desa Lampoko dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh pemerintah desa. Pengetahuan mengenai pemasaran digital juga diharapkan dapat menambah wawasan masyarakat dan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan potensi lokal.Seminar hasil ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN dalam mendukung digitalisasi Desa Lampoko melalui pemanfaatan teknologi informasi yang diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dosen ITBM Polman Paparkan Manfaat Digital Marketing untuk Perluas Pasar UMKM di Lampoko
14 Oct 2026 • 6 views

Dosen ITBM Polman Paparkan Manfaat Digital Marketing untuk Perluas Pasar UMKM di Lampoko

Lampoko, Polewali Mandar, 14 Oktober 2026 – Pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas jangkauan pemasaran. Hal tersebut menjadi bagian dari materi yang disampaikan dosen ITBM Polman, Iqbal Nur Aswad, S.I.Kom., M.I.Kom., dalam seminar hasil mahasiswa KKN Tematik Angkatan IV di Desa Lampoko, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Rabu (14/10/2026).Dalam kegiatan tersebut,Bapak Iqbal membawakan materi mengenai digital marketing atau pemasaran digital. Materi ini membahas pemanfaatan media digital untuk memperkenalkan produk, membangun identitas usaha, serta menjangkau calon konsumen secara lebih luas.Digital marketing menjadi salah satu strategi yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM untuk mempromosikan produknya melalui media sosial dan berbagai platform digital. Dengan penyajian informasi yang menarik dan konsisten, pelaku usaha berpeluang memperkenalkan produk tidak hanya kepada konsumen di lingkungan sekitar, tetapi juga kepada masyarakat di luar wilayahnya“Digital marketing memberikan peluang bagi pelaku UMKM untuk memperluas jangkauan pemasaran. Pelaku usaha perlu memanfaatkan media digital secara tepat, mulai dari menampilkan produk dengan menarik hingga memberikan informasi yang jelas agar konsumen lebih mengenal produk yang ditawarkan.”Penyampaian materi ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan pentingnya pemasaran digital kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usaha di tengah perkembangan teknologi.Melalui kegiatan seminar tersebut, mahasiswa KKN berharap pengetahuan mengenai digital marketing dapat menjadi bekal bagi masyarakat Desa Lampoko untuk memanfaatkan platform digital sebagai sarana promosi dan pengembangan usaha.

Website Desa Lampoko Dipaparkan dalam Seminar Hasil KKN, DPL Harapkan Dampak Positif bagi Masyarakat
14 Oct 2026 • 6 views

Website Desa Lampoko Dipaparkan dalam Seminar Hasil KKN, DPL Harapkan Dampak Positif bagi Masyarakat

POLEWALI MANDAR – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Angkatan IV Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar (ITBM Polman) memaparkan hasil pembuatan website Desa Lampoko dalam seminar hasil yang dilaksanakan pada Rabu, 14 Oktober 2026, di Desa Lampoko, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar.Pembuatan website desa merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN yang bertujuan mendukung penyebaran informasi dan memperkenalkan potensi Desa Lampoko melalui media digital. Website tersebut diharapkan dapat menjadi sarana informasi mengenai profil desa, kegiatan, serta potensi lokal yang dapat diakses oleh masyarakat secara lebih luas.Dalam seminar hasil, mahasiswa mempresentasikan website yang telah dikerjakan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan program kerja selama kegiatan KKN. Pemaparan ini sekaligus menjadi kesempatan untuk memperlihatkan pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung pengembangan desa.Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN, Dr. Ratih Purwati Tahir, S.E., M.Si., berharap program website yang telah diselesaikan mahasiswa dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Lampoko.“Semoga dengan selesainya program kerja website desa yang telah dikerjakan oleh mahasiswa KKN, program ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam memudahkan penyebaran informasi dan memperkenalkan potensi Desa Lampoko secara lebih luas,” ungkapnya.Keberadaan website desa diharapkan dapat membantu memperluas jangkauan informasi mengenai Desa Lampoko. Agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan, pengelolaan dan pembaruan konten perlu dilakukan sehingga informasi yang disajikan tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat.Melalui program ini, mahasiswa KKN Tematik Angkatan IV ITBM Polman berharap website Desa Lampoko dapat dimanfaatkan oleh pemerintah desa sebagai media informasi digital dan terus dikembangkan setelah masa pengabdian mahasiswa berakhir.

Empat Dusun, Satu Peta Digital: Upaya Mengenalkan Potensi UMKM Desa Lampoko
13 Oct 2026 • 6 views

Empat Dusun, Satu Peta Digital: Upaya Mengenalkan Potensi UMKM Desa Lampoko

LAMPOKO, – Pengenalan potensi usaha lokal menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung perkembangan ekonomi masyarakat desa. Di Desa Lampoko, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, pendataan dan pemetaan lokasi UMKM melalui katalog digital menjadi bagian dari upaya memperkenalkan usaha masyarakat kepada khalayak yang lebih luas.Program tersebut merupakan bagian dari kegiatan digitalisasi desa yang dijalankan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Angkatan IV Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar.Melalui pendataan usaha, berbagai informasi mengenai UMKM dapat dihimpun dan disajikan dalam katalog digital. Informasi tersebut mencakup nama usaha, jenis produk, alamat, lokasi, serta informasi kontak yang tersedia. Penyajian informasi ini diharapkan membantu masyarakat mengenali usaha lokal dan memudahkan calon pelanggan mencari lokasi penjual.Pemetaan UMKM juga menjadi sarana untuk mengenali keragaman potensi ekonomi yang tersebar di wilayah Desa Lampoko. Setiap usaha memiliki karakteristik dan produk yang berbeda, mulai dari makanan tradisional hingga usaha penyedia makanan harian.Salah satu contoh yang tercantum dalam katalog digital adalah Pipang Rengginang milik Ibu Nurmi atau Mama Ferdi di Dusun Rappogading Utara. Selain itu, terdapat Warung Makan Wiyah milik Ibu Nurhayati di Dusun Rappogading Selatan. Kedua usaha tersebut menunjukkan ragam usaha lokal yang dapat diperkenalkan melalui media digital.Keberadaan informasi lokasi dalam katalog dapat membantu calon pelanggan mengetahui alamat usaha sebelum berkunjung. Bagi pelaku UMKM, pencantuman informasi tersebut juga memberikan sarana tambahan untuk memperkenalkan produk dan lokasi usahanya.Pemanfaatan teknologi digital tidak serta-merta menjamin peningkatan penjualan. Namun, informasi usaha yang tersusun dengan baik dapat menjadi langkah awal untuk memperluas akses informasi dan mendukung promosi produk lokal.Agar manfaatnya dapat berkelanjutan, data UMKM perlu diperbarui secara berkala. Ketepatan nama usaha, alamat, harga produk, kontak, dan informasi lainnya menjadi hal penting agar katalog tetap dapat diandalkan oleh masyarakat.Melalui program pemetaan dan katalog digital ini, mahasiswa KKN berupaya mendukung pengenalan potensi ekonomi Desa Lampoko dengan memanfaatkan teknologi yang mudah diakses. Program tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah untuk memperkuat identitas digital desa sekaligus membantu masyarakat menemukan informasi usaha lokal.Digitalisasi desa bukan hanya tentang menghadirkan informasi di internet, tetapi juga tentang menjadikan informasi tersebut lebih mudah ditemukan dan dimanfaatkan. Dengan pendataan yang tepat serta dukungan pemerintah desa dan pelaku usaha, potensi UMKM Lampoko memiliki peluang untuk semakin dikenal masyarakat luas.

Mahasiswa KKN ITBM Polman Posko Gattara Bantu Penyaluran Beras di Desa Tamangalle
13 Oct 2026 • 5 views

Mahasiswa KKN ITBM Polman Posko Gattara Bantu Penyaluran Beras di Desa Tamangalle

TAMANGALLE, BALANIPA – Mahasiswa KKN Tematik ITBM Polman Posko Gattara membantu penyaluran beras kepada masyarakat di Kantor Desa Tamangalle, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, Senin (21/9/2026). Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa membantu aparat desa mengangkat karung beras ke kendaraan warga yang datang untuk menerima bantuan.Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini merupakan bentuk partisipasi dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat. Mahasiswa turut membantu proses pemindahan beras agar warga dapat membawa bantuan yang diterima ke kendaraan masing-masing.Selama penyaluran berlangsung, mahasiswa membantu mengangkat dan menempatkan karung beras ke kendaraan warga. Bantuan tenaga tersebut dilakukan untuk mempermudah proses pemindahan beras sekaligus mendukung kelancaran kegiatan di kantor desa.Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk berinteraksi secara langsung dengan masyarakat. Melalui keterlibatan dalam aktivitas desa, mahasiswa dapat mengenal kehidupan sosial warga serta membangun hubungan yang baik dengan masyarakat di lokasi pengabdian.Partisipasi mahasiswa dalam penyaluran beras ini menunjukkan bahwa pengabdian selama KKN tidak hanya berfokus pada pelaksanaan program kerja utama, tetapi juga mencakup keterlibatan dalam kegiatan kemasyarakatan. Mahasiswa turut memberikan bantuan tenaga sesuai kebutuhan di lapangan.Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN ITBM Polman Posko Gattara berupaya mendukung aktivitas pelayanan desa dan mempererat hubungan dengan masyarakat Desa Tamangalle. Keterlibatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat selama menjalankan pengabdian di desa.

Langkah Nyata Mahasiswa KKN ITBM Polman dalam Mendukung Kemajuan UMKM dengan pemasangan spanduk
12 Oct 2026 • 7 views

Langkah Nyata Mahasiswa KKN ITBM Polman dalam Mendukung Kemajuan UMKM dengan pemasangan spanduk

Langkah Nyata Mahasiswa KKN ITBM Polman dalam Mendukung Kemajuan UMKM dengan pemasangan spanduk. TAMMANGALLE, 21 September 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah (ITBM) Polewali Mandar melaksanakan pemasangan spanduk promosi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Tammangalle, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, pada Senin (21/9/2026) pukul 08.00 WITA. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha masyarakat serta upaya memperkenalkan produk lokal agar lebih mudah dikenal dan dijangkau konsumen.Pemasangan spanduk dilaksanakan di tiga dusun, yaitu Dusun Tammangalle, Dusun Panuttungan, dan Dusun Wai Tawar. Spanduk tersebut digunakan untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan masyarakat, mulai dari jajanan khas daerah, produk asli Polewali Mandar, hingga kerajinan tangan yang memiliki potensi untuk dikembangkan.Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN ITBM Polman bekerja sama memasang spanduk pada lokasi usaha yang strategis agar mudah terlihat oleh masyarakat dan calon pembeli. Keberadaan spanduk ini juga membantu memberikan informasi mengenai lokasi usaha sehingga konsumen dapat lebih mudah menemukan produk yang ingin dibeli.Program tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat desa. Promosi yang lebih jelas dan mudah dikenali dapat membantu pelaku UMKM memperkenalkan usaha mereka kepada masyarakat luas, sekaligus meningkatkan peluang produk lokal untuk menjangkau konsumen baru.Selain sebagai media promosi, pemasangan spanduk juga menjadi langkah sederhana dalam membangun identitas usaha masyarakat. Dengan informasi usaha yang terlihat jelas, pelaku UMKM diharapkan dapat lebih mudah menarik perhatian calon pembeli dan mengembangkan pemasaran produknya secara berkelanjutan.Kegiatan berlangsung dengan lancar berkat kerja sama antarmahasiswa KKN ITBM Polman dan mendapat penerimaan yang baik dari masyarakat setempat. Hal tersebut menjadi dorongan bagi mahasiswa untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan desa.Melalui program ini, mahasiswa KKN ITBM Polman berharap pelaku UMKM Desa Tammangalle semakin terbantu dalam mempromosikan produk mereka. Dukungan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas jangkauan pemasaran, meningkatkan peluang pendapatan, serta memperkuat potensi ekonomi lokal melalui produk unggulan desa.